Taylor Swift menghadiri Penghargaan Grammy Tahunan ke-67 pada 2 Februari 2025 di Los Angeles, California. (Foto:Matt Winkelmeyer/Getty Images untuk The Recording Academy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Taylor Swift kembali menorehkan sejarah dalam industri musik dunia. Album ke-12 miliknya, The Life of a Showgirl, resmi terjual 4,002 juta unit ekuivalen di Amerika Serikat hanya dalam sepekan setelah dirilis pada 3 Oktober 2025.
Capaian tersebut mencakup penjualan fisik dan aktivitas streaming, menurut data resmi Luminate, lembaga analisis industri musik yang mulai mencatat data sejak 1991. Angka itu menjadikan The Life of a Showgirl sebagai album dengan penjualan minggu pertama terbesar dalam sejarah modern musik.
Swift memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Adele lewat album 25 yang terjual 3,378 juta kopi pada minggu pertama perilisan di tahun 2015.
Dari total capaian tersebut, penjualan murni album mencapai 3.479.500 kopi, sementara sisanya berasal dari aktivitas streaming dan pembelian digital.
Dengan pencapaian ini, Taylor Swift juga resmi menjadi artis solo dengan jumlah album No. 1 terbanyak di tangga musik Billboard 200, yakni 15 album. Ia kini hanya berada di bawah The Beatles, yang memegang rekor 19 album No. 1 sepanjang karier mereka.
Tak hanya itu, Swift juga memecahkan rekor penjualan album vinyl terbanyak dalam satu minggu di AS, dengan 1,2 juta kopi hanya dalam satu hari. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh album Swift sendiri, The Tortured Poets Department (2024), yang mencatatkan 859 ribu penjualan vinyl dalam seminggu.
Salah satu faktor di balik kesuksesan komersial album ini adalah strategi perilisan dalam berbagai varian fisik, termasuk edisi eksklusif di Target dengan tiga CD bertajuk It’s Frightening, It’s Rapturous, dan It’s Beautiful, serta vinyl eksklusif berjudul The Crowd Is Your King. Swift juga merilis koleksi vinyl lain seperti The Tiny Bubble in Champagne Collection dan The Baby That’s Show Business Collection.
Kesuksesan monumental ini datang bersamaan dengan kabar proyek baru Swift di Disney+. Platform tersebut mengumumkan dua program sekaligus:
Serial dokumenter enam episode bertajuk Taylor Swift: The Eras Tour – The End of an Era, yang tayang perdana pada 12 Desember 2025, dan
Film konser Taylor Swift: The Eras Tour – The Final Show, yang menampilkan segmen tambahan dari album The Tortured Poets Department dan direkam di Vancouver.
Dengan prestasi ini, Taylor Swift kembali membuktikan dominasinya sebagai ikon musik global dan penggerak utama industri hiburan modern.














