Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir. (Dok. NOC)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan bahwa upaya Indonesia untuk mempertahankan peringkat tiga besar di SEA Games 2025 Thailand menghadapi tantangan berat. Pasalnya, 41 nomor cabang olahraga (cabor) yang menjadi lumbung medali Indonesia pada edisi sebelumnya, dipastikan tidak akan dipertandingkan.
Akibat hilangnya puluhan nomor unggulan tersebut, Erick menyebut target perolehan medali emas kontingen Indonesia kini harus dikaji ulang secara mendalam oleh tim review.
“Memang kita sekarang benar-benar harus menggali (target perolehan emas SEA Games 2025) karena sekarang anggarannya sudah baik,” kata Erick Thohir kepada awak media di Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Erick menjelaskan, target utama Indonesia pada SEA Games mendatang adalah mempertahankan peringkat tiga yang sukses diraih pada SEA Games Kamboja 2023. Kala itu, kontingen Merah Putih membawa pulang 87 medali emas.
Untuk mengulangi pencapaian serupa di Thailand, Menpora memperkirakan Indonesia harus mampu merebut 82 hingga 90 medali emas. Namun, hitungan di atas kertas saat ini belum mencukupi.
“Kami harus benar-benar menggali dari mana mendapatkan angka 82 sampai 90 emas itu supaya bisa ranking tiga,” tegasnya.
Tantangan terbesar, kata Erick, adalah banyaknya nomor andalan Indonesia yang tidak dipertandingkan oleh Thailand sebagai tuan rumah.
“Pada SEA Games 2025, banyak nomor cabang olahraga yang tidak dipertandingkan, termasuk 41 nomor yang menjadi unggulan Indonesia pada SEA Games Kamboja,” paparnya.
Meski begitu, Menpora menjelaskan bahwa Indonesia masih memiliki peluang merebut emas pada 46 nomor yang akan dipertandingkan di Thailand pada Desember mendatang.
Berdasarkan hasil verifikasi sementara tim review, ada peluang tambahan medali dari cabor lain. “Ada peluang tambahan sebanyak 32 emas, namun jika dijumlahkan maka total peluang emas yang direbut sebanyak 78,” jelas Erick.
Dengan total potensi 78 medali emas, angka tersebut masih di bawah batas minimal 82 emas yang dibutuhkan untuk mengamankan peringkat tiga.
Oleh karena itu, Erick menyatakan bahwa tim review akan terus bekerja dan berdiskusi dengan federasi-federasi olahraga untuk mencari potensi medali tambahan. Ia mencontohkan beberapa federasi telah memberikan komitmen target yang optimistis.
“Dia mencontohkan seperti cabang woodball yang bertekad meraih enam medali emas di Thailand setelah meraih hasil gemilang dengan meraih delapan medali (di ajang sebelumnya),” kata Menpora.
“Namun demikian, kata dia, masih tetap harus dikaji lebih lanjut untuk memastikan peluang terbesar perolehan emas pada SEA Games mendatang,” pungkasnya.














