Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Ikut Tewas Tenggelam saat Terjadi Gempa NTT

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Ikut Tewas Tenggelam saat Terjadi Gempa NTT

Basuki Medium.jpeg

Minggu, 16 Agustus 2026 – 16:50 WIB

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kiri) bersama Kakansar Maumere Fatur Rahman. (Foto: Kantor SAR Maumere)

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kiri) bersama Kakansar Maumere Fatur Rahman. (Foto: Kantor SAR Maumere)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Tim SAR gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, dan masyarakat mengevakuasi seorang nelayan yang dilaporkan tenggelam saat gempa terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)

“Korban ditemukan pada pukul 09.30 WITA di perairan Pantai Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda, dalam kondisi meninggal,” kata Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Fathur Rahman dari Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Minggu (16/8/2026).

Sementara itu, penyisiran darat terus dilakukan di Kabupaten Manggarai dan Nagekeo berdasarkan Rencana Operasi (RenOps) hari kedua.

Tim melakukan penyisiran hingga radius 6,3 kilometer dengan menyasar Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, serta Kelurahan Mbay, Desa Tungurambang, Desa Nangadhero, dan Desa Marpokot di Kabupaten Nagekeo.

Tambahan Korban Meninggal

Dari hasil penyisiran tersebut belum ditemukan tambahan korban meninggal. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan pemantauan untuk memastikan tidak ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Berdasarkan pendataan dan verifikasi faktual hingga Minggu (16/8/2026) pukul 14.00 WITA, tercatat 51 orang meninggal dan 132 orang mengalami luka berat maupun ringan.

Dengan demikian, total korban terdampak yang telah terdata mencapai 183 orang.

Fathur mengatakan data tersebut masih dinamis dan akan diperbarui secara berkala melalui koordinasi dengan BPBD serta unsur potensi SAR.

“Operasi pencarian dan pertolongan akan terus dilakukan dengan menyesuaikan perkembangan situasi dan hasil evaluasi di lapangan,” terang Fathur.

Kepala Basarnas Pantau Langsung

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii tiba di Pulau Flores, NTT, untuk memantau langsung penanganan pascagempa bumi magnitudo 7,7.

Fathur menjelaskan kehadiran Kepala Basarnas untuk memastikan operasi SAR berjalan optimal serta kebutuhan penanganan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

“Bapak Kepala Basarnas bersama rombongan telah tiba dan dijadwalkan meninjau wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai Timur,” kata Fathur.

Ia mengatakan Basarnas juga menyiagakan helikopter di Bandara Komodo, Labuan Bajo, untuk mendukung evakuasi medis udara apabila dibutuhkan.

“Helikopter Basarnas juga telah disiagakan untuk mendukung proses evakuasi medis udara secara cepat apabila diperlukan,” ujar dia menambahkan.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today