Travel Smart Travel Fast, Startup yang Siap Membantu Wisatawan Urus All Indonesia Arrival Card

Travel Smart Travel Fast, Startup yang Siap Membantu Wisatawan Urus All Indonesia Arrival Card

Travel Smart Travel Fast, startup yang membantu wisatawan mengisi dokumen masuk secara online, kini menambahkan Indonesia ke dalam daftar negara yang dilayaninya. Perusahaan ini menawarkan bantuan terpandu untuk pengisian All Indonesia Arrival Card.

Langkah ini hadir seiring perubahan di perbatasan, terutama setelah pemerintah Indonesia memperluas penerapan kartu tersebut ke seluruh bandara internasionalnya, sehingga satu formulir digital kini harus diisi oleh sekitar 14 juta wisatawan asing yang datang antara Januari hingga November 2025, menurut Statistics Indonesia.

Satu formulir, dan banyak pengisi pertama kali

Indonesia membangun salah satu sistem kedatangan paling menyeluruh dalam setahun terakhir. All Indonesia Arrival Card, yang dijalankan oleh Directorate General of Immigration, menggabungkan tiga proses terpisah ke dalam satu pengajuan online: catatan imigrasi, deklarasi bea cukai, dan pemeriksaan kesehatan.

Wisatawan memasukkan data yang diminta, lalu menunjukkan kode QR saat tiba di bagian imigrasi dan bea cukai. Karena kewajiban ini masih baru dan berlaku bagi setiap kedatangan, banyak pengunjung mengisinya untuk pertama kali. Satu kolom yang keliru pun mudah terlewat ketika formulirnya belum familier. Kebutuhan inilah yang coba dijawab perusahaan tersebut.

Cara kerja All Indonesia Arrival Card

Kartu ini pertama kali diterapkan di bandara-bandara tersibuk, yakni di Jakarta, Bali, dan Surabaya, pada September 2025, lalu menjangkau seluruh bandara internasional lain di Indonesia pada bulan berikutnya.

Menurut otoritas imigrasi, aturan ini berlaku untuk semua orang yang melintasi perbatasan, baik wisatawan asing maupun warga Indonesia yang kembali, baik melalui udara, laut, maupun perbatasan darat. Tidak ada pengecualian umum.

Setiap pelaku perjalanan akan mendapatkan catatan dan kode QR masing-masing, termasuk anak-anak dan bayi, meskipun satu orang dewasa dapat mengisi data untuk seluruh keluarga atau rombongan tur sekaligus. Formulir ini dibuka dalam tiga hari sebelum kedatangan dan ditutup saat tiba di perbatasan, sehingga tidak bisa dikirim berminggu-minggu sebelumnya.

Data yang diminta dalam formulir

Catatan tersebut mencakup informasi dasar yang dibutuhkan petugas: nama wisatawan persis seperti yang tercetak di paspor, tanggal lahir, nomor paspor dan masa berlakunya, penerbangan atau kapal kedatangan, titik masuk, serta alamat di Indonesia.

Setelah itu, formulir berlanjut ke dua bagian yang sebelumnya tidak sepenuhnya tercakup dalam kartu kertas lama. Yang pertama adalah kesehatan, berupa pemeriksaan singkat yang terhubung dengan sistem yang menggantikan deklarasi era pandemi. Yang kedua adalah bea cukai, tempat wisatawan menyatakan apakah mereka membawa barang yang wajib dilaporkan.

Bea cukai, uang tunai, dan barang yang harus dideklarasikan

Ada dua ambang batas yang perlu diketahui sebelum mendarat. Wisatawan yang membawa uang tunai fisik senilai lebih dari 100 juta rupiah, atau sekitar 6.300 dolar AS dalam mata uang apa pun, wajib mendeklarasikannya.

Jumlah di atas 1 miliar rupiah memerlukan izin dari Bank Indonesia, menurut aturan bea cukai Indonesia. Hadiah dan barang baru diperbolehkan hingga nilai 500 dolar AS per orang sebelum dikenakan bea masuk, sehingga laptop atau kamera bernilai tinggi yang dibawa sebagai hadiah dapat melewati batas tersebut.

Deklarasi ini menjadi bagian dari pengajuan yang sama. Karena itu, jawaban yang tidak lengkap dapat mengubah proses yang seharusnya cepat menjadi pemeriksaan bagasi manual.

Arrival card bukan visa

Kartu ini mencatat kedatangan. Kartu ini tidak memberikan izin masuk. Wisatawan tetap membutuhkan izin masuk sesuai kewarganegaraan masing-masing, yang diurus melalui jalur tersendiri.

Banyak kewarganegaraan dapat membeli visa on arrival seharga 500.000 rupiah, atau sekitar 35 dolar AS, yang berlaku selama 30 hari dan dapat diperpanjang satu kali untuk 30 hari berikutnya, menurut otoritas imigrasi Indonesia.

Sejak pertengahan 2025, perpanjangan tersebut harus dilakukan langsung di kantor imigrasi, dengan pengambilan sidik jari dan foto di lokasi. Setelah masa 30 hari kedua berakhir, pengunjung harus meninggalkan Indonesia. Biaya visa dan arrival card merupakan dua proses terpisah, dan menyelesaikan salah satunya tidak otomatis menyelesaikan yang lain.

Angka kedatangan internasional ke Indonesia

Kedatangan wisatawan asing ke Indonesia naik sekitar 10 persen dalam sebelas bulan pertama 2025 dibandingkan periode yang sama pada 2024, menurut Statistics Indonesia. Malaysia, Australia, dan Singapura menjadi sumber kedatangan terbesar, dan sebagian besar arus perjalanan itu melewati Bali.

Bagi layanan bantuan dokumen, pasar sebesar ini dengan formulir wajib yang masih baru menjadi alasan untuk bergerak lebih awal. Indonesia bukan satu-satunya negara yang membawa proses perbatasannya ke ranah online. Wisatawan yang mengisi kartu digital untuk satu negara seringkali akan menemui kartu serupa di perjalanan berikutnya, dan pola inilah yang menjadi dasar layanan semacam ini.

Di mana wisatawan kerap terkendala

Sebagian besar hambatan muncul pada detail. Informasi harus cocok dengan paspor, huruf demi huruf, sehingga nama tengah yang terlewat, atau nama keluarga yang dimasukkan ke kolom yang salah, bisa menjadi alasan umum wisatawan diarahkan ke loket samping.

Pada penerbangan malam, tanggal kedatangan adalah tanggal lokal saat mendarat, bukan tanggal keberangkatan, dan memasukkan tanggal yang salah merupakan kekeliruan yang sering terjadi. Formulir juga tidak akan terbuka sebelum jendela waktu yang ditentukan, sehingga wisatawan yang mencoba menyelesaikannya jauh-jauh hari bisa tertahan. Semua ini sebenarnya mudah dihindari begitu wisatawan tahu bagian mana yang perlu diperhatikan.

Layanan yang ditawarkan Travel Smart Travel Fast

Travel Smart Travel Fast memandu wisatawan dalam mengisi formulir kedatangan Indonesia dan melakukan pemeriksaan kesalahan sebelum apapun diajukan. Perusahaan mengatakan pihaknya menyediakan staf melalui chat dan email selama 24 jam, serta memungkinkan pengajuan untuk rombongan secara bersama-sama, dengan data satu orang dapat mengisi otomatis bagian tertentu untuk anggota lainnya.

Fitur ini disebut sebagai daya tarik utama bagi keluarga dan rombongan tur. Akun yang sama juga mencakup aplikasi arrival card online dan dokumen masuk untuk lebih dari 15 destinasi, sehingga wisatawan yang menuju Indonesia tahun ini dan negara lain pada perjalanan berikutnya dapat menggunakan satu tempat, bukan harus mempelajari portal pemerintah baru setiap kali.

Perusahaan menjalankan prosesnya dalam tiga langkah: wisatawan memilih dokumen, mengisi formulir terpandu, lalu menerima catatan yang disetujui melalui email. Situsnya menampilkan estimasi waktu pemrosesan sebelum pembayaran dan halaman untuk melacak status.

Perusahaan juga jelas mengenai posisinya. Travel Smart Travel Fast adalah bisnis swasta independen, bukan lembaga pemerintah, dan wisatawan dapat langsung menggunakan proses pemerintah sendiri. Biaya yang dikenakan mencakup layanan bantuan dan terpisah dari biaya pemerintah apa pun.

Untuk Indonesia, perusahaan mencantumkan harga layanan sebesar 65 dolar AS per wisatawan. Perusahaan menyiapkan dan mengajukan aplikasi. Perusahaan tidak menerbitkan catatan kedatangan, karena dokumen tersebut berasal dari otoritas imigrasi Indonesia.

Indonesia dalam peta layanan perusahaan

Indonesia kini berada di antara deretan destinasi Asia yang sudah ditangani perusahaan tersebut, termasuk Thailand, Singapura, Malaysia, dan Kamboja, yang masing-masing menjalankan arrival form atau visa online sendiri.

Taruhannya adalah bahwa wisatawan yang melintasi beberapa perbatasan ini dalam setahun akan lebih memilih mengelola formulir melalui satu akun daripada mempelajari setiap sistem pemerintah secara terpisah.

Pertanyaan yang sering diajukan wisatawan tentang All Indonesia Arrival Card

Apakah saya tetap membutuhkan arrival card jika sudah memiliki visa?

Ya. Kartu dan visa adalah dua hal terpisah. Visa yang valid atau visa on arrival mencakup izin untuk masuk, sedangkan arrival card mencatat perjalanan beserta data bea cukai dan kesehatan. Imigrasi memeriksa keduanya, dan memiliki salah satunya tanpa yang lain tetap dianggap belum memenuhi persyaratan.

Apakah setiap anggota keluarga membutuhkannya?

Ya, termasuk anak-anak dan bayi. Setiap wisatawan mendapatkan catatan dan kode QR individual, tetapi satu orang dewasa dapat mengisi formulir untuk semua anggota keluarga dalam satu sesi, menggunakan paspor masing-masing.

Kapan saya bisa mengajukannya?

Dalam tiga hari sebelum kedatangan. Sistem tidak akan menerimanya lebih awal, dan mengisi di bandara berarti harus menyelesaikannya saat mengantre. Jadi, jendela praktisnya cukup singkat.

Bagaimana saya akan menerimanya setelah diajukan?

Dalam bentuk kode QR yang dikirim setelah pengajuan berhasil diproses. Wisatawan menunjukkan kode tersebut di imigrasi dan bea cukai saat tiba, melalui ponsel atau versi cetak, tanpa perlu mengisi formulir kertas di pesawat.

Seberapa awal saya harus menyiapkan dokumen untuk Indonesia?

Arrival card baru bisa diajukan dalam tiga hari sebelum mendarat, tetapi paspor dan visa sebaiknya disiapkan jauh-jauh hari. Sebagian besar maskapai dan aturan masuk Indonesia mengharuskan paspor memiliki masa berlaku setidaknya enam bulan dan nama yang sesuai dengan pemesanan, sehingga memeriksa keduanya sejak awal dapat mencegah masalah saat check-in.

Apakah kartu ini berlaku untuk kedatangan melalui laut atau darat?

Ya. Kewajiban ini mencakup penumpang kapal pesiar dan perlintasan darat, bukan hanya penerbangan. Jadi, wisatawan yang datang dengan feri atau berkendara melintasi perbatasan mengisi catatan yang sama.

Di situsnya sendiri, perusahaan masih mencantumkan persyaratan ini dengan nama lama, IDAC, singkatan dari Indonesia Digital Arrival Card. Pemerintah kini mencatat pengajuan yang sama sebagai All Indonesia Arrival Card, formulir yang harus diselesaikan oleh masing-masing dari 14 juta kedatangan tersebut sebelum mencapai meja pemeriksaan.

Visited 2 times, 2 visit(s) today