Tuai Kecaman, Newport Minta Maaf soal Video Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha

Tuai Kecaman, Newport Minta Maaf soal Video Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha

Merek minuman beralkohol Newport menyampaikan permintaan maaf setelah video tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha di stan mereka dalam gelaran The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan seorang pengunjung mengikuti tantangan menghafal Surah Ad-Dhuha. Pengunjung yang berhasil menyelesaikan tantangan disebut mendapatkan minuman secara gratis.

Aktivitas tersebut kemudian menuai kecaman karena dinilai mengaitkan promosi minuman beralkohol dengan ayat suci Al-Qur’an.

Newport Bantah Challenge Bagian dari Program Resmi

Direktur Newport, Handoko Sasongko, memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada umat Muslim, tokoh agama, serta masyarakat Indonesia yang merasa terganggu atau terluka akibat kejadian tersebut.

Melalui siaran pers pada Selasa (11/8/2026), Newport menegaskan aktivitas dalam video bukan bagian dari program maupun konsep promosi resmi perusahaan.

“Newport perlu meluruskan bahwa aktivitas tersebut bukan merupakan program, konsep promosi, challenge, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh Newport. Aktivitas tersebut muncul secara spontan dari pengunjung yang berada di lokasi,” tulis Newport dalam pernyataannya.

Meski membantah sebagai bagian dari program resmi, Newport mengakui terdapat kelemahan dalam pengawasan di lokasi. Menurut perusahaan, kondisi tersebut membuat pengunjung dapat mengambil alih mikrofon dari pembawa acara atau MC.

Situasi itu kemudian memungkinkan aktivitas yang dinilai tidak sesuai dengan nilai agama, budaya, dan adat istiadat masyarakat Indonesia berlangsung di stan tersebut.

“Newport sangat menyesalkan bahwa situasi tersebut tidak ditangani sebagaimana mestinya pada saat kejadian. Kami menyesali adanya kelalaian dalam pengawasan di lapangan, sehingga tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama, keyakinan, budaya serta adat istiadat yang dijunjung oleh masyarakat dapat terjadi,” kata Handoko.

Newport Evaluasi Personel dan Prosedur

Handoko mengatakan Newport telah melakukan evaluasi internal dan mengambil tindakan terhadap personel terkait setelah kejadian tersebut.

Perusahaan juga memperketat arahan dan prosedur bagi tim serta mitra yang terlibat dalam kegiatan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Newport menyatakan akan menjadikan insiden tersebut sebagai bahan evaluasi serius. Perusahaan berkomitmen menyusun standar operasional yang lebih ketat dengan mempertimbangkan nilai religi, adat istiadat, dan etika yang berlaku di masyarakat.

Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah video aktivitas di stan Newport mendapat sorotan luas. Sejumlah tokoh agama dan pejabat publik sebelumnya mengecam penggunaan hafalan Al-Qur’an dalam aktivitas yang berkaitan dengan promosi minuman beralkohol.

Polisi Telusuri Video Viral

Di tengah polemik tersebut, Polda Metro Jaya juga melakukan penelusuran terhadap video yang diduga berkaitan dengan dugaan penistaan agama.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihak kepolisian telah mengumpulkan data awal dari lokasi kejadian.

“Polsek Pademangan bersama Polres Metro Jakarta Utara telah melakukan penyelidikan terkait video viral dugaan penistaan agama dalam kegiatan festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, pada 9 Agustus 2026 sekitar pukul 22.00 WIB,” ujar Budi Hermanto.

Penyidik kemudian menjadwalkan klarifikasi terhadap sejumlah pihak untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kronologi kejadian.

Pihak penyelenggara atau event organizer (EO) dan MC yang bertugas saat kejadian juga dijadwalkan memberikan keterangan kepada penyidik.

“Hari ini, Selasa, 11 Agustus 2026, penyidik menjadwalkan klarifikasi terhadap pihak EO dan MC acara,” jelas Budi.

Setelah rangkaian klarifikasi dilakukan, penyidik akan melengkapi administrasi penyelidikan sebelum melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya.

Visited 2 times, 2 visit(s) today