Waspadai Kolesterol Tinggi, Silent Killer yang Sering Diabaikan

Waspadai Kolesterol Tinggi, Silent Killer yang Sering Diabaikan

Mia Medium.jpeg

Kamis, 2 Oktober 2025 – 18:48 WIB

Ilustrasi kolesterol tinggi. Dokumentasi: Istockphoto)

Ilustrasi kolesterol tinggi. Dokumentasi: Istockphoto)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kolesterol tinggi masih menjadi salah satu ancaman tersembunyi bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, 1 dari 3 orang dewasa hidup dengan kolesterol tinggi, dan lebih dari setengahnya tidak menyadari kondisi tersebut karena tidak menimbulkan gejala yang jelas.

Padahal, kolesterol tinggi yang tidak ditangani dapat menjadi pemicu berbagai penyakit serius seperti jantung koroner, hipertensi, stroke, hingga gagal jantung. Penyakit-penyakit ini tercatat sebagai penyebab kematian tertinggi di dunia, dan sering kali baru disadari setelah terjadi komplikasi serius.

“Kolesterol tinggi dijuluki sebagai silent killer karena bisa menyerang tanpa gejala. Banyak orang baru peduli saat sudah terlambat,” ujar dr. Mariani Leman selaku Direktur PT NutriSains, Jakarta, Kamis (02/10/2025). 

Mengapa Kolesterol Perlu Dijaga Sejak Dini?

Kolesterol sebenarnya dibutuhkan tubuh, tetapi jika kadarnya terlalu tinggi, terutama kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, maka risiko penyumbatan pembuluh darah meningkat. Ini yang menyebabkan berbagai penyakit kardiovaskular.

Masih menurut Mariani, kebiasaan makan masyarakat Indonesia seperti konsumsi makanan tinggi lemak, gorengan, santan, dan daging berlemak menjadi salah satu pemicu utama. Selain itu, gaya hidup tidak aktif dan stres juga memperburuk kondisi ini, terutama di kalangan usia produktif.

5 Langkah Menjaga Kesehatan Jantung dan Kolesterol Sejak Dini:

  1. Rutin cek kolesterol minimal setahun sekali, terutama bagi usia 30 tahun ke atas
  2. Perbanyak konsumsi serat dari buah dan sayur
  3. Batasi lemak jenuh dan makanan olahan
  4. Olahraga teratur minimal 30 menit sehari
  5. Konsumsi asupan nutrisi pendukung, seperti Omega 3, 6, dan 9 yang terbukti membantu menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menjaga kadar kolesterol dalam batas normal dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 50 persen. Artinya, pencegahan jauh lebih efektif dan murah daripada pengobatan.

“Kesehatan jantung bukan hanya soal usia, tapi soal gaya hidup dan kesadaran sejak muda,” tambahnya.

Jangan Tunggu Sakit Baru Peduli

Masyarakat diimbau untuk mulai menjaga kesehatan jantung sejak dini. Menjadikan gaya hidup sehat sebagai kebiasaan harian adalah investasi terbaik untuk masa depan.

Jangan tunggu kolesterol menghentikan detak jantung Anda. Mulailah dengan langkah kecil, cek kesehatan secara rutin, ubah pola makan, aktif bergerak, dan berikan tubuh asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga pembuluh darah tetap sehat.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today