WhatsApp Siapkan Fitur Pesan Terjadwal, Begini Cara Kerjanya

WhatsApp Siapkan Fitur Pesan Terjadwal, Begini Cara Kerjanya

Aplikasi perpesanan populer WhatsApp dilaporkan tengah mengembangkan salah satu fitur yang paling banyak diminta oleh penggunanya: Pesan Terjadwal (Scheduled Messages).

Melalui fitur ini, pengguna dapat mengetik pesan terlebih dahulu, lalu mengatur tanggal dan jam spesifik kapan pesan tersebut akan dikirimkan secara otomatis oleh sistem.

Bocoran dari Versi Beta

Kabar ini pertama kali diungkap oleh WABetaInfo, situs yang kerap membocorkan fitur-fitur baru WhatsApp. Dikutip dari Macrumors dan 9to5Mac, Selasa, jejak fitur pesan terjadwal ini ditemukan tersembunyi pada halaman informasi obrolan grup di aplikasi versi beta.

Nantinya, WhatsApp akan menyediakan menu khusus di mana pengguna bisa melihat daftar seluruh pesan yang telah dijadwalkan, sekaligus mengelola, mengedit, atau membatalkannya sebelum terkirim. Fitur ini dirancang untuk mendukung baik obrolan pribadi (private chat) maupun grup.

whatsapp-scheduled-messages.jpg

Meski jejak antarmukanya sudah terlihat, WABetaInfo mencatat bahwa fitur ini belum berfungsi sepenuhnya pada versi beta terbaru yang rilis di layanan TestFlight Apple.

Mengejar Ketertinggalan dari Kompetitor

Kehadiran fitur Scheduled Messages ini bisa dibilang agak terlambat jika dibandingkan dengan para pesaingnya.

Saat ini, pengguna WhatsApp yang ingin menjadwalkan pesan harus mengandalkan trik atau aplikasi pihak ketiga, seperti memanfaatkan aplikasi Shortcuts di perangkat iPhone.

Sebagai perbandingan, platform rival seperti Telegram sudah sejak lama memiliki kemampuan ini. Bahkan, Apple sendiri baru-baru ini menyematkan fitur serupa bernama Send Later pada aplikasi Messages bawaan mereka sejak pembaruan iOS 18.

Kapan Dirilis Resmi?

Hingga saat ini, belum ada kepastian tanggal rilis resmi untuk publik. Setelah proses pengembangan internal selesai, WhatsApp akan menggulirkan fitur ini secara bertahap kepada sejumlah peserta uji coba beta terpilih. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan feedback dan memastikan tidak ada bug sebelum fitur ini diluncurkan secara global untuk seluruh pengguna Android maupun iOS.

Visited 9 times, 1 visit(s) today