Manajer Arsenal Mikel Arteta memastikan klubnya masih berusaha mendatangkan pemain elite, setelah gagal merekrut Vinicius Junior dari Real Madrid. Namun waktu yang tersisa semakin sempit.
Keputusan Vinicius menandatangani kontrak baru bersama Los Blancos menjadi pukulan terbaru dalam musim panas yang berat bagi Gunners. Sebelumnya, Arsenal juga kehilangan Morgan Rogers yang berlabuh ke Chelsea, dan kini disebut tertinggal dari Liverpool dalam perburuan winger Paris Saint-Germain, Bradley Barcola.
Satu-satunya kabar baik datang dari perekrutan Bruno Guimaraes dari Newcastle United. Bagi Arteta, itu belum cukup.
Arteta: Harus Pemain yang Tepat
Pernyataan Arteta datang seusai Arsenal kalah dari Borussia Dortmund pada Minggu. Ia ditanya apakah suporter masih bisa berharap ada pemain baru.
“Itulah yang sedang kami usahakan,” kata Arteta.
Ia menegaskan Arsenal tidak akan berbelanja sekadar untuk menambah jumlah. “Harus pemain yang tepat di pasar untuk membuat kami jauh lebih baik. Kami sangat menantikan hal itu.”
Pernyataan ini menyiratkan posisi Arsenal yang sebenarnya tidak nyaman. Setelah begitu terbuka mengejar Rogers dan Vinicius lalu gagal di keduanya, Gunners kini tidak berada dalam posisi dekat dengan tambahan pemain mana pun.
Prioritas: Winger Kiri
Kebutuhan paling mendesak Arsenal ada di sisi kiri serangan.
Kepergian Leandro Trossard ke Besiktas sebenarnya sudah ditutupi kedatangan Christos Tzolis dari Club Brugge. Namun yang dicari Arteta adalah pemain yang bisa menjadi peningkatan atas Gabriel Martinelli — sesuatu yang akan membawa Arsenal ke level berbeda.
Barcola masih tersedia, tetapi harganya diperkirakan sangat mahal. Alternatif di pasar pada tahap ini pun menipis.
Dua nama yang disebut masih berpeluang adalah Rafael Leao dari AC Milan dan Nico Williams dari Athletic Club.
Kemunculan nama Leao menarik karena posisinya di Milan memang menggantung sepanjang musim panas ini. Pelatih Ruben Amorim beberapa waktu lalu menegaskan sang pemain semestinya merasa beruntung membela Rossoneri, di tengah tawaran konkret yang tak kunjung datang.
Krisis di Lini Belakang
Persoalan Arsenal tidak berhenti di lini serang. Arteta juga membutuhkan bek tengah baru, dan alasannya cukup mendesak.
Bek andalan William Saliba masih lama absen akibat cedera punggung. Di sisi kanan pertahanan, Jurrien Timber terus bergulat dengan masalah cedera pangkal paha dan dipastikan melewatkan awal musim.
Nama yang berada di urutan atas daftar keinginan Arsenal adalah Ezri Konsa dari Aston Villa. The Guardian melaporkan tawaran pembuka sudah ditolak, dengan Villa bertahan di angka 81 juta dolar AS atau sekitar 60 juta pound.
Arsenal juga disebut menaruh minat pada bek Tottenham Hotspur, Cristian Romero, yang posisinya sedang tidak menentu. Namun rivalitas kedua klub London itu kemungkinan besar mengubur spekulasi tersebut sebelum benar-benar berkembang.
Romero sendiri menjadi salah satu nama paling ramai di bursa musim panas ini. Inter Milan disebut sudah mencapai kesepakatan lisan dengan Tottenham, tetapi terganjal kewajiban menjual pemain terlebih dahulu.
Tiga Pekan yang Menentukan
Arsenal punya waktu hingga 1 September untuk merampungkan urusan bursa.
Tiga pekan terdengar cukup panjang. Kenyataannya tidak. Transaksi bernilai besar biasanya membutuhkan waktu negosiasi yang jauh lebih lama, dan justru semakin rumit menjelang penutupan bursa.
Alasannya sederhana: klub penjual cenderung enggan melepas pemain tanpa kepastian pengganti sudah datang.













