CEO Meta Mark Zuckerberg memperkenalkan deretan perangkat wearable terbaru dalam ajang Meta Connect, termasuk kacamata pintar Meta Ray-Ban Display dengan layar HUD (heads-up display), gelang saraf (neural wristband), Ray-Ban generasi kedua, serta kacamata olahraga hasil kolaborasi dengan Oakley.
Namun, presentasi megah itu justru diwarnai insiden canggung. Dalam demo langsung, Zuckerberg berusaha menggunakan neural wristband untuk mengetik pesan dan melakukan panggilan video ke CTO Meta Andrew Bosworth. Walau fitur ketikan berbasis gestur berhasil ditampilkan, sistem gagal merespons saat ia mencoba melakukan panggilan video.
Zuckerberg beberapa kali mengulang gerakan tangan, tetapi tidak berhasil hingga Bosworth naik ke panggung.
“WiFi-nya parah banget,” kata Bosworth. Zuckerberg menimpali, “Ya, saya juga nggak tahu. Nanti kita perbaiki. Hal-hal seperti ini sudah dilatih seratus kali, tapi tetap saja kadang di panggung bisa beda,”
Bosworth menambahkan, “Saya jamin, tidak ada yang lebih kesal daripada saya, karena tim saya sekarang yang harus mencari tahu kenapa ini gagal di panggung.”
Viral dan Menuai Komentar Sinis
Video demo gagal itu langsung viral, memicu berbagai reaksi dari warganet. Ada yang skeptis menyebut masalahnya bukan sekadar WiFi, hingga komentar sinis soal Zuckerberg memarahi timnya di belakang panggung.
“Ini menakutkan sekali! … Memalukan,” tulis pengguna lain yang khawatir dengan potensi penyalahgunaan teknologi pengenal identitas Meta.
AI Asisten Bikin Momen Makin Janggal
Selain glitch pada gelang saraf, sesi demo bersama kreator kuliner Jack Mancuso juga tidak berjalan mulus.
Saat Mancuso meminta AI asisten di Ray-Ban Meta untuk memandu membuat saus steak ala Korea, sistem justru melompati tahapan dasar.
AI berulang kali menginstruksikan menambahkan kecap asin dan minyak wijen, bahkan menyebut “base ingredients” sudah tercampur, padahal belum ada langkah awal.
Mancuso sempat mengulang pertanyaan, “Apa yang harus saya lakukan pertama?” namun AI tetap gagal memberi arahan jelas.
Visi Meta Tetap Optimistis
Meski menuai kritik, Zuckerberg menyebut integrasi Ray-Ban Display dan neural wristband sebagai “momen spesial” yang menunjukkan visi Meta: menghadirkan AI yang membantu manusia secara langsung, bukan sekadar berada di pusat data.














