Nama Anggito Tiba-tiba Muncul dan Terpilih Jadi Bos LPS, Ekonom: Banyak Prosedur Dilangkahi

Nama Anggito Tiba-tiba Muncul dan Terpilih Jadi Bos LPS, Ekonom: Banyak Prosedur Dilangkahi

Iwan Medium.jpeg

Selasa, 23 September 2025 – 22:09 WIB

 Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu usai fit and proper tes di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/09/2025). (Foto: ANTARA/ Muhammad Heriyanto).

Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu usai fit and proper tes di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/09/2025). (Foto: ANTARA/ Muhammad Heriyanto).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ekonom dari UPN Veteran-Jakarta, Achmad Nur Hidayat mencurigai langkah ‘sat-set’ Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu terpilih menjadi Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ada proses yang tak dilalui Anggito.

“Wajar jika publik bertanya, bagaimana mungkin seseorang yang tidak mengikuti proses seleksi sejak awal, tiba-tiba muncul di tengah jalan, lalu langsung menduduki kursi tertinggi di LPS,” ungkap Achmad Nur, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Pertanyaan muncul karena nama Anggito Abimanyu muncul dadakan, seketika setelah Purbaya Yudhi Sadewa yang menjadi kandidat Ketua LPS, ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan (Menkeu).

“Kejadian ini bukan hanya soal siapa yang terpilih, melainkan tentang bagaimana disiplin prosedur dijalankan. Dan, apa pesan yang disampaikan kepada publik terkait komitmen transparansi,” ungkapnya.

Di satu sisi, lanjut Achmad Nur, tidak ada yang meragukan atas kapasitas Anggito. Dirinya dikenal sebagai ekonom senior dengan rekam jejak panjang di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Masalahnya terletak pada proses.

“Ingat, nama Anggito tidak ada dalam daftar awal calon DK LPS yang akan diseleksi Komisi XI DPR,” ungkapnya. Pertanyaannya, apakah langkah ini dapat dibenarkan demi ‘hasil terbaik’ atau justru menjadi contoh buruk bahwa aturan bisa disesuaikan demi orang tertentu,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner (DK) LPS periode 2025-2030, Anggito Abimanyu menaku siap meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) hingga integritas kebijakan di LPS.

“Lembaga ini harus terus meng-improve, memperbaiki kualitas SDM-nya, memperbaiki data integrasi, memperbaiki integritas dari kebijakan, harus melakukan latihan protokol krisis,” ujar Anggito usai fit and propert test Ketua LPS di ruang Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (22/9/2025).

Dengan perbaikan tersebut, menurutnya, LPS akan lebih siap dalam hal penanganan apabila terjadi gejolak di sektor perekonomian. “Itu yang harus dilakukan, di-improve terus. Sehingga nanti kalau misalnya ada hal-hal yang harus ditangani, mereka sudah cukup siap dan tidak menimbulkan kegaduhan,” ujar Anggito.

Ia mengatakan, kondisi stabilitas perbankan nasional saat ini cenderung baik, tercermin dari tidak adanya bank yang mengalami resolusi selama lima tahun terakhir.

Namun demikian, menurutnya, masih terdapat beberapa Bank Perekonomian Rakyat (BPR) kecil yang perlu dilakukan resolusi. Terkait alasan ikut fit and proper test calon DK LPS, diakuinya sebagai keinginan pribadi dan penugasan.

Ia mengaku hanya memiliki waktu tiga hari untuk mempersiapkan diri, mengikuti fit and proper test calon Ketua DK LPS. “Mulai dari pengisian form, kemudian kesehatan, kemudian mengisi kayak pakta gitu pakai materai. Terus kemarin sempat diundang sama pak Menteri (Purbaya) sebagai Ketua Pansel,” ujar Anggito.

Topik
Komentar

Visited 6 times, 1 visit(s) today