Polisi menunjukan sejumlah alat bukti yang digunakan para tersangka kasus penculikan yang berujung kematian Kepala Cabang Pembantu (KCP) salah satu bank di Jakarta Pusat berinisial MIP (37), Selasa (16/9/2025). (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk memburu EG, buronan kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, inisial MIP (37).
“Kami koordinasi dengan Bareskrim,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, Rabu (24/9/2025).
Wira belum membeberkan lebih jauh soal pemburuan terhadap EG.
Dia menyebutkan, pelaku yang masih diburu ini berperan sebagai pengintai. EG saat kejadian membuntuti korban sebelum penculikan dilakukan. “Masih kami cari,” ujar Wira.
Polda Metro Jaya sejauh ini berhasil meringkus 15 orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi keji tersebut. Sementara itu, ada satu orang pelaku masih buron. Pelaku yang masih buron diketahui berinisial EG.
Selain itu, polisi juga masih melakukan pencarian terhadap sosok S yang diduga menjadi informan tersangka C alias Ken yang memberitahukan keberadaan rekening dormant (tidak aktif) di sebuah bank di Jakarta Pusat.
Dalam kasus ini, ada dua oknum prajurit TNI dari Detasemen Markas Kopassus terlibat. Mereka adalah Sersan Kepala (Serka) N dan Kopral Dua (Kopda) FH. Keduanya jadi tersangka dan sudah ditahan Pomdam Jaya.
MIP ditemukan tak bernyawa setelah diculik terlebih dahulu. Hal tersebut terkuak dari rekaman kamera CCTV yang merekam korban diangkut paksa beberapa orang. Saat itu korban tengah meeting pada 20 Agustus 2025.
Jasad korban ditemukan esok harinya pada 21 Agustus 2025. Tubuhnya berada di Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Saat ditemukan, jasadnya dalam kondisi tragis dengan tangan dan kaki terikat, mata dilakban.










