Kenakan Kaffiyeh, Dato’ Sri Tahir Serahkan Bantuan Rp8,34 Miliar untuk Palestina

Kenakan Kaffiyeh, Dato’ Sri Tahir Serahkan Bantuan Rp8,34 Miliar untuk Palestina

Haris Medium.jpeg

Selasa, 30 September 2025 – 15:53 WIB

Pendiri Yayasan Tahir, Dato’ Sri Tahir (kanan), menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai USD 500.000 atau sekitar Rp8,34 miliar kepada Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun (kiri), di Kedutaan Besar Palestina, Menteng, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (Foto: inilah.com/Harris Muda)

Pendiri Yayasan Tahir, Dato’ Sri Tahir (kanan), menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai USD 500.000 atau sekitar Rp8,34 miliar kepada Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun (kiri), di Kedutaan Besar Palestina, Menteng, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (Foto: inilah.com/Harris Muda)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pendiri Yayasan Tahir, Dato’ Sri Tahir, secara simbolis menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar USD 500.000 atau setara Rp8,34 miliar untuk rakyat Palestina. Donasi ini diberikan langsung kepada Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, di kantor Kedutaan Besar Palestina, Menteng, Jakarta, Selasa (30/9/2025) siang.

Dalam momen penyerahan bantuan, Tahir terlihat mengenakan kaffiyeh sebagai simbol solidaritas. Ia mengaku sangat prihatin dengan penderitaan rakyat Palestina, khususnya di Gaza, yang hingga kini masih dilanda krisis kemanusiaan akibat serangan Israel.

“Mereka mengalami kehidupan yang sangat buruk. Setiap malam saya menonton Al Jazeera International, dan saya tidak pernah melihat satu detik pun gambar yang baik. Yang saya lihat hanyalah anak-anak menangis, memohon makanan, dan terbunuh,” kata Tahir dengan nada haru.

Ia membandingkan kondisi Palestina dengan Indonesia yang mayoritas muslim bisa hidup damai tanpa ancaman perang. Menurutnya, hal itu membuatnya semakin peduli dan terdorong untuk menyalurkan bantuan.

“Saya selalu mengatakan kepada anak-anak saya, mimpi saya adalah jika bisa menjejakkan kaki di Gaza. Duduk bersama anak-anak dan perempuan tak bersalah di sana, itu akan sangat membahagiakan,” ujarnya.

Meski belum bisa hadir langsung di Gaza, Tahir menegaskan bantuan yang diberikan akan fokus pada bidang logistik dan kesehatan. Dana tersebut akan disalurkan ke An-Najah National University Hospital, salah satu rumah sakit utama di Palestina.

Bantuan ini akan dialokasikan untuk pengadaan peralatan medis penting, obat-obatan, serta penguatan layanan onkologi, perawatan pasien kanker, pemulihan pasca operasi, dan dukungan unit gawat darurat serta bedah. Dengan demikian, akses masyarakat Palestina terhadap layanan kesehatan penyelamat jiwa tetap terjaga di tengah masa sulit.

“Untuk saat ini, kami hanya bisa memberikan dukungan di bidang logistik dan layanan kesehatan. Semoga ini bisa sedikit meringankan penderitaan rakyat Palestina,” pungkasnya.

Topik
Komentar

Visited 4 times, 1 visit(s) today