Akun Bjorka di BreachForums – (Foto: inilah.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Sosok hacker misterius Bjorka akhirnya buka suara usai ramai pemberitaan tentang penangkapannya oleh aparat kepolisian. Melalui kanal gelap yang biasa digunakan untuk berkomunikasi, Bjorka membantah tegas klaim bahwa dirinya telah ditangkap Polda Metro Jaya.
“Ya, aku masih hidup dan bebas. Urus saja badan gizi bodohmu itu, fokuslah pada isu-isu di negaramu, jangan bicarakan aku sebelum aku membocorkan data sialan itu,” tulis Bjorka dalam unggahan terbarunya.
Pernyataan itu muncul hanya dua hari setelah Polda Metro Jaya mengumumkan penangkapan WFT, warga Minahasa, Sulawesi Utara, yang disebut mengaku sebagai Bjorka. Namun, seperti diungkap pakar keamanan siber Teguh Aprianto (@secgron), sosok tersebut hanyalah peniru alias faker yang selama ini mengunggah ulang konten milik orang lain di media sosial.
Bantahan Keras dari Dunia Maya
Unggahan Bjorka itu langsung memicu gelombang reaksi di media sosial. Banyak warganet menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk sindiran terhadap aparat yang mengklaim telah menangkap “hacker paling dicari” di Indonesia.
Tak hanya membantah, Bjorka juga menyerang balik pemerintah dengan menyebut lembaga “nutrition agency” — diduga merujuk pada Badan Gizi Nasional (BGN) yang saat ini tengah disorot publik akibat serangkaian kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sindiran tersebut dianggap sebagai bentuk ejekan tajam terhadap prioritas pemerintah yang dinilai “lebih sibuk mengurusi hal sepele ketimbang melindungi data publik.”
Dugaan Bocornya 341 Ribu Data Anggota Polri
Sebelumnya, Teguh Aprianto melaporkan dugaan kebocoran 341 ribu data pribadi anggota Polri, mencakup nama, pangkat, satuan tugas, nomor ponsel, dan alamat email. Ia menyebut kebocoran itu terjadi tak lama setelah klaim penangkapan “Bjorka palsu”.
“Polisi mengklaim menangkap Bjorka. Padahal yang ditangkap itu cuma faker. Bjorka kemudian merespons dengan membocorkan 341 ribu data pribadi anggota Polri,” tulis Teguh.
Pihak Polda Metro Jaya sendiri mengaku masih mendalami apakah pelaku yang ditangkap memiliki kaitan langsung dengan Bjorka yang asli.
“Everybody can be anybody di internet. Siapa pun bisa jadi siapa saja,” ujar AKBP Reonald Simanjuntak, Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Senin (6/10).
Hacker Bayangan yang Tak Pernah Tertangkap
Sejak kemunculannya pada 2022, Bjorka dikenal sebagai sosok hacker anonim yang kerap membocorkan data dari institusi pemerintah Indonesia — mulai dari KPU, PLN, Kominfo, hingga data masyarakat umum.
Meski beberapa orang sempat ditangkap dan diklaim sebagai Bjorka, hingga kini identitas aslinya belum pernah terungkap. Dalam setiap kemunculannya, Bjorka selalu muncul kembali dengan pesan provokatif — kali ini dengan peringatan baru:
“Don’t talk about me before I reveal that damn data.”
Ungkapan itu seolah menjadi ancaman terselubung bahwa aksi kebocoran data besar berikutnya mungkin sudah di depan mata.














