Klaim PSSI Soal “Kluivert Cs Pelatih Terbaik” Disindir Suporter: Banyak Retorika, Bukti di Lapangan Nol Besar

Klaim PSSI Soal “Kluivert Cs Pelatih Terbaik” Disindir Suporter: Banyak Retorika, Bukti di Lapangan Nol Besar

Haris Medium.jpeg

Jumat, 10 Oktober 2025 – 07:49 WIB

Patrick Kluivert, pelatih Indonesia, menyaksikan pertandingan Kualifikasi Ketiga Piala Dunia FIFA Grup C antara Jepang dan Indonesia di Stadion Panasonic Suita pada 10 Juni 2025 di Suita, Osaka, Jepang. (Foto: Masashi Hara/Getty Images)

Patrick Kluivert, pelatih Indonesia, menyaksikan pertandingan Kualifikasi Ketiga Piala Dunia FIFA Grup C antara Jepang dan Indonesia di Stadion Panasonic Suita pada 10 Juni 2025 di Suita, Osaka, Jepang. (Foto: Masashi Hara/Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Klaim PSSI yang sempat menyebut tim kepelatihan Patrick Kluivert cs sebagai “yang terbaik dalam sejarah Timnas Indonesia” kembali menuai sorotan publik. Pernyataan itu kembali dipertanyakan setelah skuad Garuda menelan kekalahan 2-3 dari Arab Saudi pada laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.

Ucapan yang dulu disampaikan oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, kini dianggap sebagai retorika belaka. Publik menilai, klaim tersebut tidak memiliki dasar kuat karena belum diimbangi dengan prestasi nyata di lapangan.

Suporter: Klaim Harus Dibuktikan, Bukan Dipromosikan

Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI), Ignatius Indro, menilai PSSI terlalu banyak membangun narasi positif tanpa dibarengi hasil konkret.

“Kami mengingat pernyataan resmi dari PSSI, khususnya dari Anggota Exco Arya Sinulingga, yang menyebut bahwa ini adalah tim kepelatihan terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini,” kata Indro, Jumat (10/10/2025).

“Tentu sebagai suporter, kami berharap klaim itu bukan sekadar retorika, tapi dibuktikan dengan kinerja di lapangan,” ujarnya menambahkan.

Rekam Jejak Kluivert: Dua Kemenangan, Tiga Kekalahan Telak

Sejak ditunjuk pada awal 2025, Patrick Kluivert telah memimpin Timnas Indonesia dalam lima laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Dari lima pertandingan tersebut, Garuda hanya mampu mencatat dua kemenangan—masing-masing 1-0 atas Bahrain dan China di ronde ketiga.

Tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan, termasuk dua hasil telak di kandang lawan.

Rekap hasil Timnas Indonesia di bawah Patrick Kluivert (Kualifikasi Piala Dunia 2026):

Lawan Hasil Keterangan
Bahrain Menang 1–0 Kandang
China Menang 1–0 Kandang
Australia Kalah 1–5 Tandang
Jepang Kalah 0–6 Tandang
Arab Saudi Kalah 2–3 Tandang

Dengan catatan tersebut, rasio kemenangan Kluivert baru menyentuh sekitar 40 persen. Angka itu dianggap belum cukup memuaskan untuk tim nasional yang menargetkan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

“Benar, realita menunjukkan bahwa ada kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Jika tim pelatih ini benar yang terbaik, maka kami berhak mempertanyakan: apa tolak ukurnya? Karena publik menilai bukan dari klaim, tapi dari hasil dan progres nyata,” ujar Indro.

Suporter Minta Evaluasi dan Transparansi PSSI

PSTI meminta agar PSSI dan tim pelatih yang dipimpin Patrick Kluivert dapat lebih terbuka terhadap kritik dan evaluasi, bukan justru bersikap defensif.

Indro menegaskan, kritik yang dilontarkan suporter lahir dari rasa cinta terhadap tim nasional, bukan kebencian.

“Kami mendukung Timnas, tapi dukungan yang cerdas dan kritis adalah bentuk cinta tertinggi. Kami hanya tidak ingin publik terus disuguhi janji tanpa realisasi,” ucapnya.

Ia juga meminta PSSI menghentikan segala bentuk gimmick dan fokus pada pencapaian nyata di lapangan. 

“PSSI harus bersikap transparan dalam menentukan arah tim nasional ke depan. Jangan sampai publik kehilangan kepercayaan karena terus disuguhi janji-janji tanpa realisasi,” tutup Indro.

Garuda di Persimpangan Jalan

Kekalahan dari Arab Saudi membuat posisi Indonesia di Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia semakin berat. Jika tidak segera bangkit dalam laga berikutnya melawan Irak pada Minggu (12/10/2025), peluang Garuda untuk lolos otomatis ke putaran final bisa tertutup.

Publik kini menanti bukti nyata dari Patrick Kluivert dan jajaran pelatihnya. Janji “tim terbaik” yang diklaim PSSI dinilai tidak akan berarti tanpa hasil positif di lapangan.

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today