Media Irak Ungkap Jepang Siap Tinggalkan AFC karena Dominasi Qatar

Media Irak Ungkap Jepang Siap Tinggalkan AFC karena Dominasi Qatar

Ibnu Medium.jpeg

Sabtu, 18 Oktober 2025 – 14:43 WIB

Timnas Jepang. (Foto: AFC)

Timnas Jepang. (Foto: AFC)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Jepang dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk keluar dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan membentuk organisasi tandingan bernama Federasi Asia Timur.

Kabar mengejutkan ini pertama kali muncul dari media Irak, UTV, yang menyebut adanya “pergerakan serius” dari Japan Football Association (JFA) untuk melepaskan diri dari AFC.

“Ada pergerakan dari Jepang untuk mundur dari AFC dan mendirikan Federasi Asia Timur,” tulis laporan UTV yang dikutip dari Football Tribe.

Menurut laporan tersebut, keputusan ini didorong oleh ketidakpuasan Jepang terhadap tata kelola AFC, terutama terkait dugaan manipulasi, korupsi, dan dominasi pendanaan dari Qatar yang dianggap memengaruhi arah kebijakan organisasi.

“Mereka protes dan menentang hal-hal yang terlihat seperti manipulasi dan korupsi di AFC, yang dikontrol oleh pendanaan Qatar. Mereka juga sudah tidak lagi percaya pada AFC,” tulis UTV.

Kekecewaan pada Format Liga Champions Asia

Salah satu sumber utama ketegangan adalah keputusan AFC dalam penyelenggaraan turnamen Asia Champions League, di mana babak perempat final musim ini digelar di kawasan Timur Tengah.
Langkah tersebut dianggap tidak adil dan merugikan klub-klub dari Asia Timur, termasuk wakil Jepang, karena menghapus sistem kandang-tandang yang selama ini menjadi ciri khas kompetisi.

Ketidakpuasan ini membuat Jepang diyakini mulai menggalang dukungan dari beberapa negara di Asia Timur untuk membentuk federasi baru yang lebih independen dan transparan.

Dampak Besar bagi Sepak Bola Asia

Jika benar-benar terjadi, keluarnya Jepang akan menjadi guncangan besar bagi AFC. Jepang merupakan salah satu kekuatan terbesar di Asia — baik dari sisi prestasi, infrastruktur, maupun komersial.

Langkah mereka keluar dari AFC otomatis membuat timnas dan klub Jepang tidak bisa lagi tampil di kompetisi resmi AFC, termasuk AFC Champions League dan Piala Asia.

Selain itu, pembentukan federasi baru akan memunculkan persoalan rumit terkait pembagian slot Piala Dunia, lisensi kompetisi antarnegara, serta pengakuan dari FIFA.
Proses tersebut jelas tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat dan membutuhkan negosiasi panjang di tingkat internasional.

Namun bila Jepang benar-benar melangkah keluar, dampaknya bisa menjalar luas. Federasi Asia Timur yang digagas berpotensi menarik negara-negara seperti Korea Selatan, Tiongkok, dan beberapa wilayah kepulauan Pasifik yang selama ini juga merasa termarginalkan dalam sistem AFC.

Menanti Langkah Resmi JFA

Hingga kini, Japan Football Association (JFA) belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar tersebut.

Jika rumor ini terbukti benar, dunia sepak bola Asia akan menghadapi peta kekuasaan baru, di mana Jepang berupaya memimpin poros Timur menandingi dominasi Timur Tengah di tubuh AFC.

Topik
Komentar

Visited 9 times, 1 visit(s) today