Timothy saputra meninggal bunuh diri usai jadi korban bully (Foto:IG/@fisipunud)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) meminta pihak kampus segera menindaklanjuti dugaan bully atau perundungan di balik meninggalnya mahasiswa Universitas Udayana (Unud), Timothy Anugerah Saputra (22).
“Kami percaya pihak kampus akan menempuh langkah yang bijak, transparan, dan berkeadilan, dengan tetap mengutamakan perlindungan serta pemulihan suasana akademik yang aman bagi seluruh sivitas,” kata Dirjen Dikti Kemendikti Saintek, Khairul Munadi, kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).
“Kemendikti Saintek turut berduka cita atas wafatnya saudara Timothy, mahasiswa Universitas Udayana,” tambahnya.
Peristiwa tragis ini mengguncang lingkungan akademik Universitas Udayana. Timothy Anugerah Saputra (22), mahasiswa semester VII Program Studi Sosiologi, ditemukan meninggal dunia setelah diduga melompat dari lantai empat Gedung FISIP sekitar pukul 09.00 WITA pada Rabu (15/10/2025).
Korban diduga mengalami tekanan psikologis berat akibat perundungan yang dilakukan oleh rekan sesama mahasiswa.
Kabar duka ini segera menyebar di media sosial dan memicu gelombang simpati sekaligus kemarahan publik.
Seusai kejadian, beredar tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang memperlihatkan korban sering dijadikan bahan ejekan oleh teman-temannya.
Ironisnya, setelah kematian Timothy, sebagian mahasiswa justru sempat melecehkan peristiwa tersebut di media sosial, memicu kecaman luas dari warganet.












