Mulai Tahun 2026, Siswa TK Terima KIP

Mulai Tahun 2026, Siswa TK Terima KIP

Reyhaanah Medium.jpeg

Kamis, 23 Oktober 2025 – 06:00 WIB

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2025). (Foto: Inilah.com/Reyhaanah).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2025). (Foto: Inilah.com/Reyhaanah).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti, mengumumkan mulai tahun 2026 Program Indonesia Pintar (PIP) akan diperluas hingga ke jenjang Taman Kanak-kanak (TK). Selama ini, bantuan tersebut diberikan mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD).

“PIP yang selama ini dikhususkan untuk murid SD, SMP, dan SMA, mulai tahun depan akan diberikan untuk anak-anak di tingkat Taman Kanak-kanak,” kata Mu’ti di Jakarta, dikutip Kamis (23/10/2025).

Ia menjelaskan, perluasan program ini sejalan dengan kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang ditargetkan mulai diberlakukan pada 2026. Program tersebut, kata Mu’ti, dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Desa.

Pada 2025, jumlah penerima PIP tercatat mencapai 10,98 juta siswa yang berasal dari keluarga miskin dan rentan miskin. Rinciannya terdiri atas 6.610.125 siswa SD, 2.829.818 siswa SMP, 697.668 siswa SMA, dan 845.226 siswa SMK.

Mengutip laman resmi Kemendikdasmen, PIP dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin, rentan miskin, dan kelompok prioritas agar tetap memperoleh layanan pendidikan hingga tamat jenjang menengah. Program ini mencakup jalur pendidikan formal dari SD hingga SMA/SMK, serta jalur non-formal seperti Paket A, B, dan C, termasuk pendidikan khusus.

Di satu sisi, Mu’ti juga menyampaikan pihaknya turut mengadakan program yang berkaitan dengan penguatan pendidikan anak usia dini dan pendidikan karakter melalui peluncuran Album Kicau.

“Ini adalah album lagu anak-anak yang merupakan kompilasi dari Lomba Cipta Lagu Anak yang dibuat oleh guru taman kanak-kanak. Alhamdulillah kita sudah meluncurkan tiga Album Kicau dalam rangka mengisi kekurangan lagu anak-anak,” tuturnya.

“Saya sering bercanda, akibat kekurangan lagu anak-anak itu, anak-anak tidak lagi menyanyi lagu ‘Pelangi-pelangi alangkah indahmu’, tapi lebih hafal lagu ‘Ada pelangi di matamu’. Nah, kami sudah ada program itu, sudah diluncurkan dan sekarang sudah mulai dinyanyikan oleh anak-anak kita di taman kanak-kanak, di seluruh Indonesia,” sambung Mu’ti menutup.
 

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today