IOC Ambil 4 Keputusan Tegas Usai Indonesia Tolak Visa Atlet Israel

IOC Ambil 4 Keputusan Tegas Usai Indonesia Tolak Visa Atlet Israel

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 24 Oktober 2025 – 04:53 WIB

Ilustrasi Olimpiade Paris 2024 (Foto: Getty Images/Chesnot)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengambil empat keputusan penting setelah pemerintah Indonesia menolak visa bagi atlet Israel untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53 yang digelar di Jakarta, 19–25 Oktober 2025.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis di situs IOC, Komite Eksekutif IOC (Executive Board/EB) menyatakan keprihatinan atas pembatasan akses terhadap negara tuan rumah bagi atlet, tim, dan ofisial karena alasan politik. 

IOC menegaskan bahwa tindakan seperti itu bertentangan dengan nilai dasar Gerakan Olimpiade.

“Tindakan ini merampas hak atlet untuk berkompetisi secara damai dan menghalangi Gerakan Olimpiade menunjukkan kekuatan olahraga,” tulis IOC EB dalam keterangan resminya.

IOC menegaskan seluruh atlet, tim, dan ofisial yang memenuhi syarat harus dapat mengikuti kompetisi olahraga internasional tanpa diskriminasi dari negara penyelenggara, sesuai dengan Piagam Olimpiade yang menjunjung prinsip non-diskriminasi, netralitas politik, dan otonomi olahraga.

Sebagai respons terhadap kasus pembatalan visa atlet Israel di Indonesia, IOC mengeluarkan empat keputusan utama untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang:

1. Menghentikan semua dialog dengan Komite Olimpiade Nasional (NOC) Indonesia terkait kemungkinan menjadi tuan rumah Olimpiade, Olimpiade Remaja, atau konferensi Olimpiade hingga pemerintah Indonesia memberikan jaminan tertulis bahwa semua peserta, tanpa memandang kebangsaan, dapat masuk ke wilayah Indonesia.

2. Merekomendasikan kepada seluruh Federasi Internasional agar tidak menggelar event atau pertemuan olahraga internasional di Indonesia sampai pemerintah memberikan jaminan akses penuh bagi semua peserta dari berbagai negara.

3. Mengadaptasi prinsip kualifikasi Olimpiade, dengan meminta Federasi Internasional mencantumkan jaminan akses negara tuan rumah bagi seluruh atlet dalam perjanjian penyelenggaraan kompetisi kualifikasi Olimpiade di seluruh dunia.

4. Memanggil NOC Indonesia dan Federasi Senam Internasional (FIG) untuk datang ke markas IOC di Lausanne, Swiss, guna membahas situasi yang terjadi sebelum Kejuaraan Dunia Senam Artistik FIG 2025.

IOC juga mengingatkan seluruh pemangku kepentingan Gerakan Olimpiade tentang pentingnya akses bebas dan tanpa hambatan bagi setiap peserta ke negara tuan rumah untuk menjaga semangat universalitas dan netralitas olahraga.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today