Sarri Puji Basic dan Isaksen, Tudor Marah-Marah Usai Juventus Kalah dari Lazio

Sarri Puji Basic dan Isaksen, Tudor Marah-Marah Usai Juventus Kalah dari Lazio

Duel Lazio vs Juventus di Stadio Olimpico, Minggu (26/10/2025), berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Lazio.

Gol tunggal Toma Basic tak hanya memberi tiga poin bagi Biancocelesti, tapi juga memperlihatkan dua wajah kontras di ruang konferensi pers: Maurizio Sarri yang puas dan bangga, sementara Igor Tudor tampak frustrasi dan tertekan oleh krisis hasil Juventus.

Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, mengaku penampilan Toma Basic dan Gustav Isaksen melampaui ekspektasinya. Kedua pemain yang sempat tersingkir dari skuad kini justru menjadi kunci kemenangan atas Juventus.

“Kami menderita, tapi tidak terlalu berat. Kami bermain dengan pengorbanan dan kualitas. Saya bahagia untuk para pemain dan fans kami,” ujar Sarri kepada DAZN Italia.

Sarri memuji Basic yang mencetak gol kemenangan, padahal sempat dimasukkan dalam daftar jual klub di awal musim.

“Dia sempat kehilangan arah dan dikeluarkan dari skuad, tapi kami membutuhkannya, dan dia menjawab dengan luar biasa. Sekarang dia lebih matang dan membantu tim dengan karakter besar,” ucapnya.

Sementara Isaksen, yang baru pulih dari penyakit glandular fever, juga tampil impresif di sayap kanan.

“Kami tahu dia meningkat dalam latihan, tapi jujur, saya terkejut dengan level performanya hari ini. Dia luar biasa,” kata Sarri.

Dengan kemenangan ini, Lazio memperpanjang catatan tak terkalahkan dalam empat laga Serie A. Biancocelesti kini menempel ketat Juventus dengan hanya selisih satu poin.

Tudor: “Kami Selalu Membuat Kesalahan”

Kebalikannya, pelatih Juventus Igor Tudor terlihat kecewa berat. Ia menyalahkan kesalahan individu yang kembali merusak kerja keras timnya.

“Ini momen yang sulit. Kami mempersiapkan pertandingan dengan baik, tapi selalu ada satu kesalahan yang membuat kami kalah,” kata Tudor kepada DAZN.

“Kami sudah sering mengingatkan pemain untuk tidak membuat kesalahan, tapi tetap saja terjadi. Kami menderita karena hal-hal kecil.”

Blunder Jonathan David di menit ke-9 menjadi titik balik, ketika sundulan back-pass-nya justru jatuh ke kaki Danilo Cataldi, yang mengoper ke Toma Basic untuk mencetak gol.

Tudor juga mengakui performa Andrea Cambiaso di babak pertama tak sesuai ekspektasi, sehingga ia melakukan perubahan cepat.

“Saya melihat Cambiaso kesulitan melawan Isaksen, jadi saya ubah posisinya dengan McKennie agar lebih seimbang,” ujar Tudor.

Meski mencoba formasi lebih ofensif dengan Vlahovic dan David di depan, Juventus tetap mandul.

“Kami mencoba segalanya — dua striker, empat pemain menyerang — tapi kami kehilangan ketajaman di depan. Tidak ada yang salah dengan semangat, tapi hasilnya tetap tidak datang,” ucap Tudor.

Juventus Masuk Fase Bahaya

Kekalahan ini memperpanjang puasa kemenangan Juventus menjadi delapan laga beruntun di semua kompetisi, termasuk empat pertandingan tanpa mencetak gol — catatan terburuk mereka sejak 1991.

 “Saya tidak memikirkan masa depan saya. Saya hanya fokus memperbaiki tim ini. Semua orang bertanggung jawab, bukan hanya pelatih,” tegas Tudor.

Tekanan terhadap pelatih asal Kroasia itu semakin besar. Publik Turin mulai mempertanyakan arah permainan Juventus yang kehilangan identitas menyerang.

Statistik Singkat: Lazio vs Juventus

Skor: 1-0 untuk Lazio

Gol: Basic (9’)

Penguasaan bola: Lazio 40% – Juventus 60%

Tembakan ke gawang: Lazio 4 – Juventus 3

Kartu kuning: McKennie, Locatelli

Visited 1 times, 1 visit(s) today