Jangkau Wilayah ‘Blank Spot’, Kemenkes-Telkomsat Kerahkan AI Telehealth Berbasis Satelit

Jangkau Wilayah ‘Blank Spot’, Kemenkes-Telkomsat Kerahkan AI Telehealth Berbasis Satelit

Ibnu Medium.jpeg

Senin, 27 Oktober 2025 – 08:56 WIB

Wakil Menteri Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD., Ph.D dan jajaran serta Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf dan jajaran saat acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kemenkes RI dan Telkomsat, pada Kamis (23/10). (Foto: Telkom)

Wakil Menteri Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD., Ph.D dan jajaran serta Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf dan jajaran saat acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kemenkes RI dan Telkomsat, pada Kamis (23/10). (Foto: Telkom)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menggandeng PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) untuk meluncurkan solusi “AI Telehealth Gateway”. 

Kolaborasi strategis ini bertujuan mengakselerasi layanan kesehatan digital di daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan terestrial (internet darat).

Kesepakatan ini tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani di Kantor Kemenkes, Jakarta, pada Kamis (23/10/2025).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, dan Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemenkes, Eko Sulistijo, serta disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono.

Solusi “AI Telehealth Gateway” yang diimplementasikan Telkomsat merupakan sebuah terobosan yang memadukan tiga elemen kunci: konektivitas satelit berkeandalan tinggi, layanan telehealth, dan teknologi kecerdasan artifisial (AI).

Platform ini dirancang untuk mempercepat proses konsultasi jarak jauh, memperkuat sistem rujukan pasien berbasis data, dan menghasilkan analitik kesehatan yang akurat, khususnya di wilayah terpencil.

Wakil Menteri Kesehatan, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, dalam sambutannya menegaskan bahwa teknologi memiliki peran krusial dalam mentransformasi layanan kesehatan di Tanah Air.

“Teknologi memiliki peran penting dalam mentransformasi teknologi dan layanan kesehatan. Teknologi bukan hanya milik kota besar, tapi untuk semuanya,” ujar Prof. Dante. Ia pun mengajak agar kolaborasi ini dapat dikawal bersama sehingga ke depannya dapat terus dievaluasi dan dikembangkan.

Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, menyatakan apresiasinya dan menegaskan komitmen penuh perusahaan untuk mendukung program Kemenkes.

“Telkomsat hadir full team untuk memberikan dukungan terbaik agar kerja sama ini berdampak nyata pada peningkatan layanan kesehatan,” ungkap Lukman.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini melanjutkan langkah sinergis yang sebelumnya telah dirintis melalui nota kesepahaman (MoU) dengan beberapa Pemerintah Provinsi.

“Selanjutnya, manfaat layanan ini akan kami perluas ke puskesmas dan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia, dengan target mulai bergulir pada 2026,” tegas Lukman.

Sebagai tindak lanjut, Telkomsat bersama mitra strategisnya, Teleport Access Service (TAS), akan segera mengeksekusi tahapan implementasi, instalasi, dan uji konsep (Proof of Concept/PoC).

 Setelah PoC berhasil, para pihak akan menyiapkan penguatan model operasional, program pelatihan, dan penjaminan mutu layanan agar solusi ini dapat beroperasi secara berkesinambungan.

Topik
Komentar

Visited 1 times, 1 visit(s) today