GOTO RIlis Kinerja Q3-2025, Pertama Kali Cetak Laba per September 2025

GOTO RIlis Kinerja Q3-2025, Pertama Kali Cetak Laba per September 2025

Ivan Medium.jpeg

Rabu, 29 Oktober 2025 – 21:31 WIB

GoTo capai laba sebelum pajak yang disesuaikan (Adjusted Pre-Tax Profit) pertama di kuartal III-2025 sebesar Rp62 Miliar dan menaikkan panduan EBITDA setahun penuh. (Foto: Dok. GoTo)

GoTo capai laba sebelum pajak yang disesuaikan (Adjusted Pre-Tax Profit) pertama di kuartal III-2025 sebesar Rp62 Miliar dan menaikkan panduan EBITDA setahun penuh. (Foto: Dok. GoTo)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) merilis kinerja keuangan kuartal ketiga tahun 2025 dan kinerja 9 bulan hingga September ini dengan catatan apik. Perseroan mampu mencatat laba sebelum pajak disesuaikan untuk kuartal ketiga tahun 2025 mencapai Rp62 miliar, membaik Rp728 miliar secara year on year (YoY).

Pencapaian ini menandai GOTO semakin dekat dengan pencapaian menuju laba bersih positif.  Selain itu, perseroan juga menaikkan panduan kinerja untuk setahun penuh yakni EBITDA Grup yang disesuaikan untuk tahun 2025 naik menjadi Rp1,8 – Rp1,9 triliun dari target sebelumnya sebesar Rp1,4-1,6 triliun.

Berdasarkan siaran pers, Rabu (29/10), Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo mengatakan perseroan terus mencatatkan pertumbuhan sekaligus meningkatkan profitabilitas sejalan dengan upaya perusahaan mencapai visi menjadi platform teknologi kelas dunia yang digunakan oleh masyarakat Indonesia.

“Pada kuartal ketiga, kami mencatatkan tonggak sejarah baru dengan mencapai laba sebelum pajak yang disesuaikan12 untuk pertama kali sebesar Rp62 miliar. Melalui momentum ini, kami menaikkan panduan kinerja EBITDA Grup yang disesuaikan setahun penuh kami menjadi antara Rp1,8 triliun hingga Rp1,9 triliun,  yang menegaskan kepercayaan terhadap kemampuan kami untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi semua pemangku kepentingan,” kata Patrick, dalam siaran pers.

“Fokus kami tetap jelas yaitu untuk memberikan solusi yang konsisten, menyenangkan dan hemat biaya bagi konsumen sembari memaksimalkan penghasilan mitra pengemudi dan mitra pedagang,” katanya.

GOTO mencatatkan beberapa metrik keuangan non-standard akuntansi keuangan (PSAK) seperti EBITDA Grup yang disesuaikan, EBITDA, arus kas bebas yang disesuaikan.

Untuk kuartal ketiga 2025, EBITDA Grup yang disesuaikan mencapai Rp516 miliar dan kembali mencetak rekor serta setara dengan pertumbuhan 239% YoY. EBITDA Grup sebesar Rp369 miliar dan sudah positif selama empat kuartal berturut-turut.

GOTO juga mencatatkan arus kas bebas yang disesuaikan sebesar Rp247 miliar pada kuarta ketiga. Posisi kas dan setara kas serta deposito jangka pendek per September 2025 sebesar Rp18 triliun.

Sementara itu, untuk kinerja 9 bulan hingga September, GOTO membukukan pendapatan sebesar Rp13,30 triliun, tumbuh 14% YoY dari pendapatan bersih periode yang sama tahun lalu Rp11,66 triliun.

Saat pendapatan GOTO masih mampu tumbuh dobel digit, total beban perseroan turun tipis sebesar 1,4%, dengan penurunan beban dicatatkan beban operasional dan beban umum dan administrasi.

GOTO juga mampu memangkas rugi di sepanjang 9 bulan ini dengan signifikan. rugi periode berjalan juga mampu diturunkan menjadi Rp996,98 miliar atau dipangkas hingga 78% dari sebelumnya Rp4,54 triliun.

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today