Aksi panas Subaru BRZ Super Series Ronde 7-8 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB, 26 Oktober 2025. (Foto: Dok. Subaru Indonesia)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi saksi panasnya persaingan motorsport nasional. Pada 25-26 Oktober lalu, ajang Subaru BRZ Super Series 2025 menggelar Ronde 7 dan 8, mempertemukan 24 pebalap terbaik Tanah Air dalam one-make race yang menguji presisi, konsistensi, dan ketahanan mobil.
Didukung penuh oleh Subaru Indonesia dan Max Motorsport, seri ini bukan hanya sekadar balapan, melainkan panggung pembuktian performa sejati dari Subaru BRZ di lintasan. Kondisi cuaca tropis Mandalika yang dinamis –dengan panas menyengat di Race 1 dan mendung di Race 2– menjadi tantangan tersendiri bagi para racer dari empat kelas (Pro, Pro-Am, Am, dan Rookie) yang bertarung dalam format sprint race 15 lap.
Dominasi Demas Agil di Pro Class, Jaga Ritme Menuju Puncak
Di Kelas Pro, persaingan ketat sejak putaran pertama langsung diatasi oleh Demas Agil dari Dewa United Motorsport. Pada Race 1, Demas tampil dominan dengan mengamankan posisi teratas, mencatatkan total waktu 32:45.002. Keunggulan Demas makin nyata dengan raihan best lap tercepat, 1:51.850, yang membuktikan keseimbangan dan traksi luar biasa dari Subaru BRZ. Ia diikuti oleh Kazuhisa Urabe (Project µ Plaza Subaru) di posisi kedua dan Fitra Eri (Bumidia Racing Team) di posisi ketiga.
Kegemilangan Demas Agil berlanjut di Race 2, di mana ia kembali mencetak kemenangan penting dengan waktu total 28:24.328, unggul tipis dari Rio S.B (Rizqy Motorsport). Kazuhisa Urabe tetap konsisten mengisi podium ketiga. Konsistensi Demas ini tidak hanya mengantarnya meraih poin maksimal, tetapi juga memperkuat posisinya secara signifikan di klasemen umum menuju putaran penentu.
Di kelas Pro-Am, Emmanuel Adiwitya Amandio (Razaiq Motorsport) menunjukkan stabilitas performa dengan meraih kemenangan ganda (double winner) di Race 1 dan 2. Sementara itu, di Kelas Am, Hery Wirawan (Wish Motorsport) menjadi juara Race 1 sebelum posisinya digeser oleh H. Rahmat (Bakcang Racing Team) yang cemerlang di Race 2. Di Kelas Rookie, Daniel Sutrisno (Dewa United Motorsport) menjuarai Race 1, diikuti Agung Setyadhi (Bumidia Racing) di Race 2.
Subaru BRZ: Simbol Filosofi Presisi dan Keandalan
Subaru BRZ Super Series merupakan ajang pembuktian filosofi desain Subaru. Meskipun mobil-mobil yang bertanding telah dimodifikasi oleh Max Motorsport untuk standar balap, karakter orisinal BRZ tetap dipertahankan: handling yang presisi, keseimbangan bobot yang ideal, dan respons mesin yang intuitif.
Didukung oleh Boxer Engine berpusat rendah dan sistem Rear-Wheel Drive (RWD) khas Subaru, mobil ini menghasilkan distribusi bobot yang sempurna, memberikan sensasi berkendara yang natural dan terkontrol bahkan ketika dipacu hingga batas tertinggi di sirkuit Mandalika. Kombinasi inilah yang menjadikan BRZ andal di lintasan sekaligus aman dan menyenangkan di jalan raya.
CEO Subaru Indonesia Arie Christopher menegaskan pentingnya ajang ini. “Ajang ini semakin memperkuat DNA motorsport Subaru di Indonesia. Subaru BRZ Super Series bukan hanya soal kecepatan, tapi juga tentang presisi, keseimbangan, dan ketahanan. Kami bangga dapat menghadirkan wadah yang mendorong pembalap Indonesia untuk berkembang dengan platform performa yang sejati,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Yahya Adi Nugroho, Founder Max Motorsport. Ia melihat kompetisi di seri ke-7 dan ke-8 menunjukkan peningkatan profesionalisme dan regulasi yang semakin matang, menjadikan Subaru BRZ Super Series sebagai salah satu ajang one-make race paling kompetitif di Indonesia.
Pertarungan sengit para pembalap BRZ akan segera mencapai puncaknya. Ronde pamungkas (9-10) dijadwalkan kembali di Mandalika pada 12-14 Desember 2025. Di putaran ini, seluruh mata akan tertuju pada penentuan siapa yang berhak menyandang gelar juara musim Subaru BRZ Super Series 2025.













