Kemajuan teknologi digital membuat segala transaksi menjadi cepat dan praktis. Namun, kemudahan ini juga membuka peluang munculnya berbagai kejahatan siber. Modus penipuan digital kini semakin beragam –mulai dari pesan berantai, tautan jebakan, hingga panggilan palsu yang memanfaatkan teknik manipulasi psikologis.
Oleh karena itu, kewaspadaan menjadi benteng pertahanan utama setiap nasabah. Jangan mudah percaya hanya karena seseorang mengaku dari bank atau memiliki suara meyakinkan. Penipu kini bahkan mampu meniru profil dan suara orang yang Anda kenal melalui teknologi kecerdasan buatan (AI).
Bank Mayapada mengimbau seluruh nasabah untuk tidak pernah membagikan data pribadi sensitif seperti PIN, OTP, CVV, atau password aplikasi perbankan dalam kondisi apa pun. Pihak bank tidak akan pernah meminta data tersebut dengan alasan apa pun, termasuk pembaruan sistem atau verifikasi transaksi https://www.bankmayapada.com/id/info-tips/waspada-lindungi-diri-dari-penipuan-digital.
Beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan antara lain:
• Lindungi data pribadi dan perangkat Anda. Unduh aplikasi perbankan hanya dari sumber resmi.
• Bijak bermedia sosial. Hindari memposting informasi sensitif seperti nomor rekening atau kartu ATM.
• Waspadai permintaan data atau ajakan menginstal aplikasi dari pihak tak dikenal.
Keamanan informasi adalah tanggung jawab bersama. Dengan menjaga kerahasiaan data pribadi, Anda turut menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi semua generasi –baik muda maupun senior.
Jika Anda menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan melalui myCALL 1500029 atau kunjungi kantor cabang Bank Mayapada terdekat.
Ingat, kewaspadaan adalah perlindungan terbaik. Bertindak cerdas hari ini akan menyelamatkan finansial Anda di masa depan.














