Kinerja Fantastis CBDK: Laba Bersih Melesat 74 Persen di Kuartal III-2025, Tembus Rekor Tertinggi Sejak Berdiri!

Kinerja Fantastis CBDK: Laba Bersih Melesat 74 Persen di Kuartal III-2025, Tembus Rekor Tertinggi Sejak Berdiri!

Pengembang properti kawasan terintegrasi di Tangerang, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), mencatatkan kinerja keuangan yang sensasional dan menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan hingga Kuartal III-2025. Perusahaan yang mengelola land bank seluas 705 hektare di kawasan strategis PIK2 ini berhasil membukukan pertumbuhan impresif di seluruh lini bisnis.

Kinerja solid CBDK ini menjadi buah manis dari momentum positif pasca Initial Public Offering (IPO) dan realisasi proyek-proyek strategis di kawasan ikonik PIK2. Pada periode sembilan bulan pertama 2025, CBDK membukukan laba bersih sebesar Rp1,4 triliun, melonjak tajam 74 persen Year-on-Year (YoY).

Presiden Direktur CBDK Steven Kusumo menuturkan bahwa capaian kinerja yang kuat ini merupakan bukti konsistensi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memperkuat kepercayaan investor.

“Kami bersyukur atas pencapaian luar biasa yang diraih hingga kuartal ketiga tahun ini. Momentum positif pasca IPO, ditambah dengan serah terima proyek-proyek strategis di PIK2, menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan pendapatan dan laba CBDK secara signifikan,” ungkap Steven Kusumo.

Pendapatan Meroket, Margin Kian Kokoh

Hingga 30 September 2025, pendapatan CBDK mencapai Rp2,3 triliun, tumbuh signifikan 45 persen YoY, sekaligus menjadi rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah perseroan. Pertumbuhan ini secara otomatis mengangkat profitabilitas di tingkat operasional. Laba kotor tercatat tumbuh 71 persen YoY menjadi Rp1,6 triliun, sementara laba operasi meningkat 76 persen YoY menjadi Rp1,4 triliun.

CBDK juga menunjukkan peningkatan efisiensi yang ketat, tercermin dari penguatan kinerja margin di seluruh lini. Margin laba kotor naik dari 59 persen menjadi 69 persen, sebuah angka yang mencerminkan efisiensi operasional yang membaik dan tingginya kontribusi dari segmen kaveling tanah komersial yang kembali menjadi motor utama pertumbuhan pendapatan.

Penguatan berlanjut hingga tingkat operasional, dengan margin laba operasi meningkat dari 51 persen menjadi 62 persen, dan margin laba bersih tumbuh dari 44 persen menjadi 57 persen.

“Peningkatan margin di seluruh lini juga mencerminkan fundamental bisnis CBDK yang semakin efisien dan kokoh. Kinerja keuangan yang solid ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan dalam pengelolaan proyek, tetapi juga hasil dari strategi efisiensi operasional yang konsisten kami terapkan,” imbuh Steven Kusumo.

Penjualan Komersial dan Residensial Solid

Pendapatan hingga akhir September 2025 didominasi oleh penjualan kaveling tanah komersial yang mencatat pertumbuhan paling signifikan. Sementara itu, segmen residensial juga menunjukkan performa stabil dengan kontribusi positif dari proyek-proyek unggulan seperti Rumah Milenial, Permata Hijau Residences, dan Manhattan Residences.

Produk komersial lain seperti SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Asia Afrika turut mencatat peningkatan penjualan seiring percepatan serah terima unit yang gencar dilakukan pada kuartal ketiga 2025.

Secara kuartalan, kinerja CBDK semakin impresif. Pendapatan Kuartal III-2025 mencapai Rp1,1 triliun, naik 43 persen dibanding kuartal sebelumnya, dengan laba kotor melonjak 79 persen QoQ dan laba operasi meroket 90 persen QoQ. Penurunan biaya pemasaran dan tingginya volume serah terima unit menjadi penopang utama lonjakan laba bersih entitas induk yang mencapai Rp794 miliar, meningkat lebih dari dua kali lipat (105 persen) dari kuartal sebelumnya.

Memperkuat Aset Strategis dan Land Bank Jangka Panjang

CBDK juga secara strategis memperkuat portofolio aset mereka melalui pembangunan mega proyek Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) dan proyek Hotel Hilton Jakarta PIK2. Pembangunan kedua aset strategis ini berkontribusi pada peningkatan aset tetap dan properti investasi perusahaan sebesar 142 persen YoY.

“NICE yang telah berdiri megah dan beroperasi serta Hotel Hilton Jakarta PIK2 yang kini tengah dibangun, keduanya menjadi simbol kemajuan kawasan tersebut,” tutup Steven Kusumo.

Dengan total land bank yang mencapai 705 hektare, CBDK memastikan ketersediaan cadangan pengembangan jangka panjang untuk memperkuat posisinya sebagai pengembang utama kawasan PIK2 dan terus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Visited 3 times, 1 visit(s) today