Tak Terima 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Dihukum, TMJ Bersumpah Lawan FIFA di CAS

Tak Terima 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Dihukum, TMJ Bersumpah Lawan FIFA di CAS

Ibnu Medium.jpeg

Kamis, 6 November 2025 – 00:05 WIB

Pemilik Johor Darul Ta'zim (JDT) sekaligus Bupati Johor, Tunku Ismail Sultan Ibrahim. (Foto: Malaysia Online)

Pemilik Johor Darul Ta’zim (JDT) sekaligus Bupati Johor, Tunku Ismail Sultan Ibrahim. (Foto: Malaysia Online)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pemilik Johor Darul Ta’zim (JDT) sekaligus Bupati Johor, Tunku Ismail Sultan Ibrahim, melontarkan serangan balik yang keras terhadap FIFA. Pria yang akrab disapa TMJ itu menuding keputusan badan sepak bola dunia yang menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia sebagai langkah yang “salah dalam penerapan hukum” dan “bermotif politik”.

Tudingan keras ini disampaikan TMJ melalui unggahan di akun Instagram-nya pada Selasa (4/11/2025), sehari setelah FIFA secara resmi menguatkan sanksi terhadap para pemain dan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Tunku Ismail mengklaim bahwa FIFA terus menghukum pemain tanpa dasar hukum yang tepat. Ia merujuk pada Pasal 22 Kode FIFA, yang menurutnya hanya mengizinkan sanksi dijatuhkan kepada mereka yang memalsukan atau menggunakan dokumen palsu—sebuah kondisi yang ia sebut tidak berlaku untuk para pemain yang terkena dampak.

“Dengan kata lain, sanksi dijatuhkan tanpa didasarkan pada hukum dan tampaknya lebih bermotif politik daripada hal lain,” tulis TMJ dalam Insta story-nya.

Tunku Ismail, yang mengawasi proyek tim nasional Malaysia, berjanji akan terus berdiri di belakang para pemain yang terkena dampak. Ia bersumpah akan memperjuangkan kasus ini “sampai akhir” melalui jalur hukum yang tepat.

“Sebagian memilih untuk menuding, sebagian memilih untuk membuat kebisingan, sementara saya memilih untuk berdiri dan mendukung perjuangan para pemain dengan segala cara sampai akhir, yang sekarang akan berlanjut di CAS – sebuah badan independen,” tegasnya, merujuk pada Pengadilan Arbitrase Olahraga di Swiss.

Pernyataan ini muncul setelah FIFA pada Senin (3/11) menguatkan semua sanksi terhadap FAM dan tujuh pemain terkait skandal pemalsuan dokumen silsilah.

FAM didenda 350.000 franc Swiss (sekitar Rp 7,3 miliar), sementara ketujuh pemain masing-masing menerima denda 2.000 franc Swiss (sekitar Rp 41,8 juta) dan skorsing berat selama 12 bulan dari semua aktivitas terkait sepak bola.

Tujuh pemain yang terlibat dalam skandal ini adalah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazábal, dan Hector Hevel.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today