Mantan kapten tim nasional Inggris dan ikon global, David Beckham, kini resmi menyandang gelar kehormatan dari Kerajaan Inggris. Dalam sebuah upacara khidmat di Kastil Windsor, Berkshire, pada 4 November lalu, legenda bintang sepak bola berusia 50 tahun tersebut dianugerahi gelar ‘Sir’ oleh Raja Charles III.
Penobatan ini bukan sekadar pengakuan atas karier cemerlangnya di lapangan hijau, melainkan penegasan atas dedikasi konsistennya di bidang kegiatan sosial dan kemanusiaan yang telah ia jalankan selama bertahun-tahun. Dengan pemberian gelar kebangsawanan ini, Sir David Beckham menjadi sorotan utama publik karena ia dikenal sebagai selebritas yang berupaya keras memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat dunia.
Mengutip laporan People, suami dari perancang busana ternama Victoria Beckham ini telah lama dikenal aktif di bawah bendera UNICEF dan terlibat intensif dalam berbagai program amal. Komitmennya terhadap isu sosial terus diperkuat tahun lalu, ketika ia ditunjuk sebagai Duta Besar King’s Foundation. Peran barunya ini bertujuan untuk menginspirasi dan membuka wawasan generasi muda agar berani mengejar karier di bidang hortikultura.
“Saya selalu bersemangat membantu kaum muda memperluas wawasan mereka, dan ingin mendukung program pendidikan yayasan agar mereka punya akses lebih luas terhadap alam,” tutur Beckham kepada People, menunjukkan betapa pentingnya pendidikan dan akses terhadap lingkungan bagi masa depan generasi muda.
Pejuang Hak Anak Melalui ‘Seven Fund for UNICEF’
Kiprah kemanusiaan David Beckham memang tidak main-main. Melansir laporan dari Tatler, mantan pemain Manchester United dan Real Madrid ini dikenal gigih dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat rentan, terutama anak-anak.
Komitmennya pernah dibuktikan secara ekstrem pada tahun 2013, di mana ia mendonasikan seluruh gajinya yang diperoleh dari pertandingan bersama klub Paris Saint-Germain (PSG) kepada badan amal anak-anak setempat. Sebuah langkah mulia yang menunjukkan bahwa passion-nya terhadap kemanusiaan melampaui urusan materi.
“Sebagai ayah, saya tahu pendidikan sangat penting untuk masa depan anak-anak. Setiap anak di mana pun mereka berada berhak mendapatkan kesempatan belajar,” katanya dalam Forum Doha 2022, menekankan universalitas hak anak atas pendidikan.
Sejak dipercaya menjadi Duta Besar UNICEF pada tahun 2005, David Beckham terus menunjukkan konsistensi luar biasa. Puncak dari kemitraan ini terjadi pada tahun 2015 ketika ia meluncurkan ‘Seven Fund for UNICEF’. Program kolaborasi khusus ini didirikan dengan tujuan spesifik untuk membantu anak-anak di seluruh dunia, terutama anak perempuan yang paling rentan menghadapi kekerasan, perundungan, dan ancaman pernikahan dini.
“Saya ingin membantu dengan cara yang lebih besar dan berbeda, dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya,” ungkapnya, menegaskan ambisinya untuk menciptakan perubahan struktural melalui yayasan tersebut.
Bahkan dalam situasi krisis global, dedikasi pasangan Beckham tak surut. Pada tahun 2023, David dan Victoria Beckham aktif menyumbang untuk anak-anak yang terdampak perang di Ukraina, menunjukkan respons cepat terhadap bencana kemanusiaan.
Yayasan Mandiri dan Gerakan Kesehatan Global
Jauh sebelum Seven Fund, David dan Victoria Beckham telah mendirikan Yayasan Victoria and David Beckham pada tahun 2005. Yayasan ini secara konsisten menyalurkan dana bagi anak-anak yang berada dalam kondisi rentan di seluruh dunia. Sejak berdiri, yayasan ini telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1 juta poundsterling (sekitar Rp21 miliar), membuktikan efektivitas dan kepercayaan publik terhadap misi mereka.
Selain fokus pada anak-anak, David Beckham juga menaruh perhatian besar pada isu kesehatan global. Ia merupakan salah satu pendiri kampanye ‘Malaria No More’, sebuah gerakan besar yang bertujuan untuk mengakhiri penyakit mematikan tersebut.
“Masa depan bebas malaria mungkin terjadi dalam hidup kita. Kita harus bersatu agar jutaan orang dapat hidup,” serunya, menunjukkan optimisme dan ajakan untuk aksi kolektif dalam menghadapi tantangan kesehatan dunia.
Komitmennya meluas hingga mendukung gerakan global #TogetherBand, sebuah kampanye untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dunia secara lebih luas.
“Anak-anak adalah masa depan kita. Saya sangat beruntung tinggal di tempat di mana mereka bisa makan enak dan minum air bersih. Kita harus terus berjuang agar semua anak bisa mendapat kesempatan yang sama,” ujar David Beckham, menutup argumen bahwa perjuangan kemanusiaan harus terus berlanjut demi kesetaraan global.
Penganugerahan gelar ‘Sir’ ini bukan hanya perayaan atas legenda sepak bola, tetapi pengakuan atas seorang dermawan yang menjadikan ketenarannya sebagai platform kuat untuk perubahan sosial nyata.













