Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyampaikan harapannya agar laga sarat gengsi bertajuk ‘El Clasico’ kontra Persib Bandung dapat berlangsung dengan aman dan damai. (Dokumentasi: Harris/Inilah.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyampaikan harapannya agar laga sarat gengsi bertajuk ‘El Clasico’ kontra Persib Bandung dapat berlangsung dengan aman dan damai.
Menurut Prapanca, tensi tinggi dalam pertandingan adalah hal yang wajar mengingat rivalitas panjang kedua tim.
Namun, ia menegaskan sportivitas dan keamanan harus tetap menjadi prioritas utama agar laga berjalan tanpa insiden yang tidak diinginkan.
Mengingat Persija akan berstatus sebagai tim tamu, Prapanca sepenuhnya mempercayakan aspek penyelenggaraan dan pengamanan pertandingan kepada panitia pelaksana Persib Bandung.
“Kami kan main away ya, jadi saya serahkanlah semua ke panpelnya Persib lah nanti. Mudah-mudahan berjalan aman, damai, dan mudah-mudahan tim yang terbaik akan menang besok,” ujar Prapanca usai laga di Stadion Utama GBK, Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Saat ditanya mengenai kemungkinan Persija kembali menggunakan kendaraan taktis (rantis) saat bertandang ke Bandung, Prapanca mengaku belum dapat memastikan hal tersebut. Ia menegaskan, keputusan sepenuhnya akan mengikuti standar keamanan yang ditetapkan pihak tuan rumah.
“Kami belum tahu. Itu sesuai nanti standar keamanan di Persib lah di Bandung,” katanya.
Sesuai jadwal, Persija akan bertandang ke markas Maung Bandung di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kabupaten Bandung, Minggu (11/1/2026) mendatang.
Saat ini, kedua tim tengah bersaing di papan atas Super League 2025/2026. Berbekal kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara di pekan ke-16, Macan Kemayoran kini naik ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 35 poin, menempel ketat Borneo FC di puncak.
Di sisi lain, Persib saat ini ada di urutan ketiga dengan perolehan 34 angka. Maung Bandung baru akan melakoni laga di pekan ke-16 menghadapi Persik Kediri, Senin (5/1/2026) di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur.













