Samsung Galaxy S26 Series Segera Rilis, Ini Bocoran Fitur AI dan Kameranya

Samsung Galaxy S26 Series Segera Rilis, Ini Bocoran Fitur AI dan Kameranya

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 11 Februari 2026 – 16:52 WIB

Seri ponsel pintar Samsung Galaxy S25 di acara Galaxy Unpacked di San Jose, California, AS, pada hari Rabu, 22 Januari 2025. Samsung Electronics Co. (Foto: Getty images)

Seri ponsel pintar Samsung Galaxy S25 di acara Galaxy Unpacked di San Jose, California, AS, pada hari Rabu, 22 Januari 2025. Samsung Electronics Co. (Foto: Getty images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Samsung dipastikan menggelar acara Galaxy Unpacked pada 26 Februari 2026 di San Francisco, Amerika Serikat. Ajang tahunan tersebut diprediksi menjadi panggung peluncuran lini flagship terbaru, Galaxy S26 Series, yang disebut membawa peningkatan besar di sektor kecerdasan buatan (AI), kamera, dan baterai.

Dalam undangan resmi yang beredar, Samsung menekankan hadirnya “era baru AI” pada Galaxy S Series terbaru. Perusahaan menyebut inovasi tersebut dirancang untuk membuat aktivitas harian lebih praktis, dengan teknologi Galaxy AI yang langsung terintegrasi sejak pertama kali perangkat digunakan.

Acara peluncuran akan digelar secara luring di San Francisco, tetapi juga dapat disaksikan secara daring melalui situs resmi Samsung, Samsung Newsroom Indonesia, dan kanal YouTube resmi Samsung mulai pukul 01.00 WIB.

Fitur Privasi Baru Jadi Sorotan

Menjelang peluncuran, Samsung Indonesia sempat merilis sejumlah video teaser yang menyoroti fitur privasi baru. Dalam video tersebut, layar ponsel tetap terlihat jelas dari depan, tetapi menjadi gelap atau sulit dibaca dari samping.

Fitur ini diduga sebagai teknologi “Magic Flex Pixel” yang dikabarkan hadir pada Galaxy S26 Ultra. Berbeda dengan pelindung layar privasi konvensional, teknologi ini disebut bekerja di tingkat piksel tanpa mengorbankan kualitas gambar.

Konsep ini ditujukan untuk pengguna yang sering mengakses ponsel di ruang publik seperti kereta, lift, atau bus, sehingga informasi di layar tetap terlindungi dari pandangan orang lain.

Layar Lebih Cerah, Chipset 2nm

Galaxy S26 Series disebut akan menggunakan panel OLED M14 terbaru dari Samsung Display. Panel ini diklaim menawarkan peningkatan kecerahan sekaligus efisiensi daya.

Untuk ukuran layar, Galaxy S26 Plus dan S26 Ultra diperkirakan tetap membawa panel 6,7 inci dan 6,9 inci. Sementara model dasar kemungkinan sedikit lebih besar, yakni 6,3 inci, dibandingkan 6,2 inci pada generasi sebelumnya.

Di sektor dapur pacu, Samsung dirumorkan memakai chipset Exynos 2600 yang diproduksi dengan teknologi gate-all-around (GAA) 2 nanometer. 

Jika benar, ini akan menjadi salah satu chipset ponsel pertama dengan proses fabrikasi tersebut, yang berpotensi meningkatkan performa sekaligus efisiensi energi.

Pengisian Lebih Cepat, Baterai Lebih Besar

Samsung disebut mulai mengejar ketertinggalan dalam teknologi pengisian daya cepat. Galaxy S26 Ultra dirumorkan mendukung pengisian kabel hingga 60W, meningkat signifikan dari generasi sebelumnya.

Untuk pengisian nirkabel, seri ini diprediksi mendukung standar Qi2 hingga 25W, lengkap dengan sistem magnetik untuk aksesori resmi. 

Langkah ini menandai perubahan strategi Samsung yang sebelumnya belum mengadopsi sistem magnet seperti kompetitor.

Kapasitas baterai juga dikabarkan meningkat, khususnya pada varian Ultra, yang disebut bisa mencapai setidaknya 5.400 mAh. 

Samsung juga dirumorkan mulai memakai material silikon karbon, mengikuti tren yang lebih dulu diadopsi produsen ponsel asal China.

Kamera 200 MP dengan Sensor Lebih Besar

Di sektor fotografi, Galaxy S26 Ultra disebut membawa tiga kamera belakang. Konfigurasinya meliputi kamera utama 200 MP, ultrawide 50 MP, dan telefoto 50 MP dengan 5x optical zoom.

Meski resolusinya sama dengan generasi sebelumnya, sensor utama disebut lebih besar, yakni berukuran 1/1,1 inci. Peningkatan ukuran sensor ini berpotensi menghasilkan kualitas foto yang lebih baik, terutama dalam kondisi minim cahaya.

Untuk kamera depan, Samsung diperkirakan tetap menggunakan sensor 12 MP, tetapi dengan sudut pandang yang lebih lebar.

Fokus AI Jadi Arah Baru

Dengan berbagai peningkatan tersebut, Galaxy S26 Series tampak diarahkan sebagai perangkat berbasis AI yang lebih personal dan adaptif. 

Samsung menyebut integrasi Galaxy AI akan menjadi fondasi utama pengalaman pengguna di generasi terbaru ini.

Meski sejumlah spesifikasi masih bersifat rumor, Galaxy Unpacked pada 26 Februari akan menjadi momen penentu apakah semua bocoran tersebut benar-benar hadir dalam produk final.

Jika sebagian besar prediksi ini terealisasi, Galaxy S26 Series berpotensi menjadi salah satu pembaruan terbesar Samsung dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam hal integrasi AI, privasi layar, dan teknologi baterai.

Visited 11 times, 1 visit(s) today