Lebaran Matikan Gadget, saatnya Orang Tua-Anak Bicara Hati ke Hati

Lebaran Matikan Gadget, saatnya Orang Tua-Anak Bicara Hati ke Hati

Reza Medium.jpeg

Kamis, 12 Maret 2026 – 02:00 WIB

Menteri Komdigi, Meutya Hafid. (Foto: Komdigi)

Menteri Komdigi, Meutya Hafid. (Foto: Komdigi)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meminta masyarakat tidak melulu menunduk menatap layar saat mudik. Ia mengajak keluarga memanfaatkan momentum libur Lebaran 2026 untuk memperkuat interaksi langsung dan mengurangi penggunaan gadget, terutama bagi anak-anak.

Meutya menilai liburan kali ini harus menjadi titik balik bagi orang tua untuk membangun komunikasi intensif di tengah kepungan teknologi.

“Gunakan momen liburan dan mudik ini untuk sebanyak-banyaknya menghabiskan waktu bersama keluarga. Gadgetnya bisa dimatikan dulu atau setidaknya dikurangi,” ujar Meutya Hafid di Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

Meutya mengingatkan, pemerintah segera memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas). Aturan ini bakal efektif per 28 Maret 2026.

Maka, masa mudik dianggap waktu yang tepat bagi orang tua untuk mulai melatih anak-anak, khususnya yang di bawah umur, agar tidak lagi kecanduan media sosial.

“Untuk anak-anak di bawah 16 tahun, kita juga sedang menuju implementasi kebijakan yang akan efektif pada 28 Maret nanti. Sejak sekarang mungkin bisa mulai berlatih perlahan-lahan keluar dari media sosial dengan bimbingan orang tua,” kata Meutya.

Menurut Meutya, kesiapan keluarga adalah kunci. Peran orang tua dalam memberikan literasi digital yang bertanggung jawab menjadi sangat krusial agar anak siap mengikuti anjuran PP Tunas tersebut. Komunikasi dua arah dianggap sebagai solusi paling efektif.

“Mungkin selama libur Lebaran ini adalah waktu yang baik untuk berbicara dari hati ke hati antara orang tua dan anak untuk mulai melakukan persiapan,” ujarnya.

Meutya berharap aktivitas fisik dan interaksi tatap muka selama di kampung halaman bisa menggantikan ketergantungan pada perangkat digital, sehingga kehangatan keluarga benar-benar terasa tanpa sekat layar.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 8 times, 1 visit(s) today