Ilustrasi – Sebuah kapal tengah melintas di perairan Selat Hormuz, Iran. (Foto: AFP/Sahar al Attar)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pemerintah Jerman tengah mempertimbangkan pembentukan cadangan gas strategis sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga dan gangguan pasokan di tengah ketidakstabilan global.
Menteri Ekonomi Jerman, Katherina Reiche, mengatakan rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan melibatkan sejumlah pihak terkait.
“Terlepas dari fakta bahwa kami membiarkan pasar beroperasi secara independen dan sejauh ini mampu menjalankan tugasnya dengan baik, isu pembentukan cadangan yang dilindungi, terpisah dari pasar, sedang dibahas. Kriteria, tujuan, dan volumenya saat ini masih ditentukan berdasarkan masukan para ahli,” ujar Reiche, Selasa (18/3/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah akan segera memulai dialog intensif mengenai rencana itu, khususnya dengan calon operator yang berpotensi terlibat dalam pengelolaan cadangan gas strategis tersebut.
Menurut Reiche, tingkat pengisian fasilitas penyimpanan gas di Jerman saat ini berada di angka sekitar 22 persen. Meski tergolong rendah, ia menilai kondisi tersebut masih memadai untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir musim dingin.
“Itu memang tidak banyak, tetapi masih cukup untuk menjamin pasokan hingga akhir musim dingin, karena kebutuhan tidak hanya dipenuhi dari penyimpanan, tetapi juga melalui pasokan gas pipa dan LNG yang terus kami terima secara andal,” katanya.
Selain rencana cadangan gas, Reiche juga menyampaikan bahwa Jerman akan melepas sebagian cadangan minyak dalam beberapa hari mendatang. Langkah itu disebut sebagai respons terhadap situasi konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.














