Arsenal tidak hanya mencatatkan sejarah dengan lolos ke final Liga Champions setelah 20 tahun. The Gunners juga meraup pendapatan fantastis dari perjalanan mereka di kompetisi elite Eropa musim ini.
Total pemasukan klub London Utara dari Liga Champions 2025-2026 mencapai 167,2 juta dolar AS atau sekitar Rp2,8 triliun. Angka tersebut menjadikan Arsenal sebagai klub Inggris paling untung di kompetisi tersebut.
Manajer Arsenal Mikel Arteta sebelumnya menggunakan kata-kata seperti “luar biasa”, “spesial”, dan “unik” untuk mendeskripsikan keberhasilan timnya menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal. Namun, “menguntungkan” rupanya juga layak masuk daftar tersebut.
Tiga Komponen Utama Pendapatan
Pendapatan Arsenal dari Liga Champions terbagi dalam tiga kategori utama. Berdasarkan data yang dirilis Swiss Ramble, ketiganya meliputi biaya partisipasi, value pillar, serta hadiah berdasarkan performa.
Setiap tim yang lolos ke fase liga otomatis mengantongi 21,9 juta dolar AS atau setara 18,6 juta euro. Jumlah tersebut bahkan lebih besar dari nilai penjualan pemain pertama Arsenal pada bursa transfer musim panas lalu.
Arsenal juga meraih sekitar 43,5 juta dolar AS dari komponen value pillar UEFA. Komponen ini berasal dari pembagian dana 1 miliar dolar AS berdasarkan rekam jejak historis klub dan asosiasi sepak bola masing-masing negara.
The Gunners menempati peringkat ketujuh dalam kategori value pillar. Posisi tersebut diraih berkat status sebagai klub Premier League dengan riwayat menembus perempat final dan semifinal di dua musim terakhir.
Mendominasi Hadiah Performa
Arsenal benar-benar mendominasi pos hadiah berdasarkan performa di lapangan. Klub asuhan Arteta meraup total 101,8 juta dolar AS dari kategori ini.
UEFA memberikan 2,5 juta dolar AS untuk setiap kemenangan di fase liga dan 820 ribu dolar AS untuk hasil imbang. Arsenal menjadi satu-satunya tim yang menyapu bersih delapan kemenangan di fase liga, sehingga meraih 19,7 juta dolar AS hanya dari pos ini.
Status juara fase liga juga membawa bonus 15 juta dolar AS bagi The Gunners. Delapan tim teratas yang langsung lolos ke babak 16 besar pun mengantongi tambahan 12,9 juta dolar AS.
Perjalanan Arsenal di babak gugur turut menambah pundi-pundi klub. Mereka mendapatkan 14,7 juta dolar AS karena lolos ke perempat final, 17,6 juta dolar AS untuk semifinal, dan 21,7 juta dolar AS sebagai finalis.
Hadiah Tambahan jika Juara
Bonus tambahan menanti Arsenal jika berhasil mengangkat trofi Liga Champions di Budapest, 30 Mei mendatang. Pemenang final mendapatkan tambahan 7,6 juta dolar AS.
Juara Liga Champions juga berhak tampil di UEFA Super Cup melawan pemenang Liga Europa. Laga semi-eksibisi tersebut memberikan hadiah sebesar 4,7 juta dolar AS.
Namun, hadiah utama tentu saja gelar Liga Champions perdana dalam sejarah klub. Arsenal hingga kini belum pernah mengangkat trofi paling prestisius di sepak bola Eropa.
Perbandingan Klub Premier League Lain
Liga Champions musim ini diramaikan enam wakil Premier League, dan seluruhnya berhasil lolos ke babak 16 besar. Arsenal mencatat pendapatan tertinggi sebagai satu-satunya klub Inggris yang melaju ke final.
Liverpool berada di posisi kedua dengan 128,7 juta dolar AS setelah tersingkir di perempat final. Manchester City menyusul dengan pendapatan 114 juta dolar AS meski hanya sampai 16 besar.
Chelsea mengantongi 108,2 juta dolar AS, diikuti Tottenham Hotspur dengan 99,2 juta dolar AS. Newcastle United menjadi klub Inggris dengan pendapatan terendah sebesar 76,7 juta dolar AS.
Newcastle hanya menempati peringkat ke-24 dalam komponen value pillar. Hal ini disebabkan minimnya pengalaman The Magpies di kompetisi Eropa, dengan pertandingan playoff melawan Qarabag menjadi laga babak gugur Liga Champions perdana mereka.
Modal Penting untuk Bursa Transfer
Pendapatan jumbo dari Liga Champions menjadi modal penting bagi Arsenal di bursa transfer musim panas mendatang. Hanya lima klub di dunia yang mencatat pengeluaran bersih lebih besar dari 167,2 juta dolar AS pada bursa transfer musim panas tahun lalu.
Dengan kata lain, perjalanan Arsenal di Liga Champions praktis akan mendanai aktivitas transfer mereka di pekan-pekan mendatang. The Gunners pun memiliki amunisi finansial untuk memperkuat skuad demi mempertahankan dominasi di musim depan.











