Isu Said Iqbal Masuk Kabinet, BRIN Beri Catatan Menohok Ini

Isu Said Iqbal Masuk Kabinet, BRIN Beri Catatan Menohok Ini

Reyhaanah Medium.jpeg

Senin, 8 Juni 2026 – 01:10 WIB

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (Foto: Inilah.com/ M. Hafid)

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (Foto: Inilah.com/ M. Hafid)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Wasisto Raharjo, menilai menguatnya dukungan politik terhadap pemerintah menjadi tantangan tersendiri bagi mekanisme check and balances dalam sistem demokrasi.

Menurut Wasisto, kondisi saat ini menunjukkan sebagian besar kekuatan politik berada di barisan pendukung pemerintah. Situasi tersebut berpotensi mengurangi fungsi kontrol dan pengawasan terhadap kebijakan yang diambil penguasa.

“Ini yang menjadi tantangan karena hampir sebagian besar narasinya pro semua kepada pemerintah, hal ini yang membuat check and balances mengendur,” kata Wasisto kepada Inilah.com, Minggu (7/6/2026).

Ia menilai, ruang kritik terhadap pemerintah juga semakin sempit karena kritik sering kali dipersepsikan sebagai bentuk serangan, bukan masukan untuk perbaikan.

“Apalagi saat ini mengkritik pemerintah akan dianggap ofensif meskipun maksudnya konstruktif,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Wasisto saat menanggapi wacana masuknya Said Iqbal ke dalam kabinet pemerintahan.

Meski demikian, Wasisto berharap apabila wacana tersebut terealisasi, Said Iqbal tetap dapat menjaga konsistensinya sebagai tokoh yang selama ini dikenal memperjuangkan hak-hak pekerja.

“Saya harap Pak Said tetap idealis dan konsisten perjuangkan nasib buruh dari dalam lingkar kekuasaan,” jelas Wasisto.

Kabar itu sebelumnya muncul dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Ia buka suara mengenai kabar Presiden Partai Buruh Said Iqbal masuk kabinet.

“Ya, kemungkinan ya, kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini. Berhubungan dengan kiprah beliau,” katanya di kompleks Istana Presiden, Kamis (4/6/2026).

Namun, saat ditanya soal jabatan yang akan ditempatkan oleh Said, Pras tak menjawab gamblang. “Tunggu informasi,” kata dia.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 3 times, 1 visit(s) today