Danantara Apresiasi Proyek Sampah Jadi Listrik di Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Denpasar

Danantara Apresiasi Proyek Sampah Jadi Listrik di Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Denpasar

Iwan Medium.jpeg

Rabu, 10 Juni 2026 – 21:56 WIB

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir. (Foto: Bloomberg/Edwin Koo)

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir. (Foto: Bloomberg/Edwin Koo)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) selaku anak usaha DIM, menyambut baik penetapan tiga proyek fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Ketiga proyek itu mencakup fasilitas PSEL di Bekasi, Bogor Raya, dan Denpasar Raya, yang juga merupakan bagian dari gelombang pertama pelaksanaan proyek PSEL.

Melalui Denera, Chief Executive Officer (CEO) DIM, Pandu Sjahrir memastikan pihaknya ingin membantu percepatan realisasi ekosistem Waste-to-Energy (WtE), yang mampu menjadi bagian dari solusi jangka panjang atas tantangan pengelolaan sampah di Indonesia.

“Penetapan PSN terhadap tiga lokasi gelombang pertama ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menghadirkan solusi yang terintegrasi untuk mengatasi krisis sampah. Inisiatif ini mencakup perbaikan sistem pengelolaan sampah, pengurangan ketergantungan pada TPA, hingga optimalisasi pemanfaatan sampah menjadi energi,” ujar Pandu di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Penetapan PSN mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 yang memasukkan Program Pengelolaan Sampah Terpadu ke dalam Daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Selain itu, penetapan tersebut juga mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 dan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 mengenai percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi berbasis teknologi ramah lingkungan.

Adapun, penetapan PSN dilakukan melalui Surat Keterangan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diterbitkan oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia kepada masing-masing Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) di ketiga lokasi tersebut.

Berikut merupakan tiga BUPP yang telah memperoleh status PSN: pertama, PSEL Kota Bekasi (Provinsi Jawa Barat), yang dilaksanakan oleh Bekasi Environment Nusantara.

Kedua, PSEL Bogor Raya (Provinsi Jawa Barat), yang dilaksanakan oleh Nusantara Bogor New Energy. Ketiga, PSEL Denpasar Raya (Provinsi Bali), yang dilaksanakan oleh Nusantara Bali New Energy.

Selanjutnya, ketiga BUPP dibentuk berdasarkan pemilihan mitra PSEL oleh DIM. BUPP akan bertanggung jawab atas pengembangan serta pelaksanaan proyek di masing-masing lokasi sesuai rencana dan tata kelola yang telah disepakati bersama pemerintah.

Dengan status PSN, proyek-proyek tersebut akan memperoleh dukungan pelaksanaan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, fasilitasi penyelesaian hambatan proyek, serta berbagai instrumen yang diperlukan untuk memastikan pembangunan berjalan secara efisien dan sesuai target.

CEO Denera Fadli Rahman mengatakan penetapan PSN ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah melalui PSEL bukan lagi sekadar kebutuhan daerah, melainkan bagian dari kepentingan strategis nasional.

“Bagi Denera, status ini tidak hanya mempercepat realisasi di tiga lokasi awal, tetapi juga menjadi pijakan penting bagi pengembangan fasilitas PSEL di lokasi-lokasi berikutnya,” ujar Fadli.

Sebagai bagian dari upaya transformasi pengelolaan sampah nasional, DIM dan Denera memandang ketiga proyek itu sebagai fondasi awal pengembangan ekosistem PSEL di Indonesia.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah, pemerintah daerah (pemda), mitra teknologi, dan berbagai pemangku kepentingan, Denera berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya menjawab tantangan persampahan perkotaan, tetapi juga menciptakan nilai lingkungan, sosial, dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 2 visit(s) today