Gubernur Sulsel Groundbreaking Rehabilitasi Irigasi Bengo, Perkuat Produktivitas Pertanian Bone

Gubernur Sulsel Groundbreaking Rehabilitasi Irigasi Bengo, Perkuat Produktivitas Pertanian Bone

Mia Medium.jpeg

Minggu, 14 Juni 2026 – 13:44 WIB

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat Ground Breaking Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Bengo di Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. (Dokumentasi: Pemprov Sulsel)

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat Ground Breaking Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Bengo di Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. (Dokumentasi: Pemprov Sulsel)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melakukan Groundbreaking Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Bengo di Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. 

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, unsur Tripika Kecamatan Bengo, serta sejumlah tamu undangan.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel telah melakukan Ground Breaking Paket 4 Multi-years Project yang dilakukan di Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara Senin (27/4/2026). Di mana, paket 4 yang meliputi Regional Luwu dan Toraja.

Gubernur Andi Sudirman menyampaikan rehabilitasi DI Bengo merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan infrastruktur pengairan.

“Bismillah, hari ini bersama Bupati Bone, Bapak Andi Asman Sulaiman, kami melakukan Ground Breaking Rehabilitasi Daerah Irigasi Bengo, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone,” ujar Andi Sudirman saat peletakan batu pertama Rehabilitasi DI Bengo, dikutip Minggu, (14/06/2026). 

Ia menjelaskan, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari Paket 2 Multi-years Project (MYP) rehabilitasi jaringan irigasi yang mencakup Kabupaten Bone, Soppeng, dan Wajo dengan total anggaran mencapai Rp268,9 miliar.

Khusus untuk Kabupaten Bone, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp118 miliar guna merehabilitasi delapan daerah irigasi, yakni DI Unyi, DI Lanca, DI Jaling, DI Salomekko, DI Waru-Waru, DI Bengo, DI Selli Coppobulu, dan DI Lalengrie.

Menurut Andi Sudirman, jaringan irigasi tersebut telah dibangun sejak era kolonial dan kini mengalami penurunan fungsi akibat banyaknya kebocoran pada saluran utama. Kondisi itu menyebabkan distribusi air ke lahan pertanian tidak lagi optimal.

“Karena itu, perbaikan difokuskan pada saluran utama agar suplai air ke lahan pertanian dapat lebih maksimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Khusus DI Bengo, rehabilitasi yang dilakukan nantinya akan mendukung pengairan sekitar 2.600 hektare lahan sawah yang selama ini menjadi salah satu penopang produksi pertanian masyarakat di Kabupaten Bone.

Ia berharap proyek rehabilitasi tersebut dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat langsung bagi para petani.

“Semoga rehabilitasi ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Selatan,” tutupnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 3 times, 1 visit(s) today