Rockstar Games akhirnya mengungkap harga resmi Grand Theft Auto VI (GTA 6), game yang digadang-gadang sebagai salah satu peluncuran terbesar dalam sejarah industri hiburan. Namun, pengumuman tersebut langsung memicu kontroversi karena GTA 6 tidak akan hadir dalam format disc saat peluncuran.
Rockstar mengonfirmasi GTA 6 akan dijual dengan harga mulai US$79,99 atau sekitar Rp1,3 juta untuk edisi standar. Sementara itu, Ultimate Edition dibanderol US$99,99 atau sekitar Rp1,6 juta.
Pre-order mulai dibuka pada 25 Juni 2026, sedangkan game akan resmi dirilis pada 19 November 2026 untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X serta Xbox Series S.
Versi Fisik Tanpa Disc
Keputusan yang paling banyak menuai sorotan adalah absennya disc pada versi fisik GTA 6.
Meski Rockstar tetap menjual edisi fisik dalam bentuk boks, isi kemasannya hanya berupa kode unduhan digital. Pemain harus mengunduh seluruh data game melalui internet untuk bisa memainkannya.
Rockstar menyebut versi fisik akan mulai tersedia pada 12 November 2026 atau sepekan sebelum peluncuran resmi guna mendukung fitur pre-load. Dengan begitu, pemain dapat mengunduh game lebih awal dan langsung bermain saat server dibuka pada hari peluncuran.
Banyak pengamat menilai langkah ini dilakukan untuk mencegah kebocoran konten sebelum peluncuran. Sebagai game yang paling ditunggu tahun ini, risiko salinan fisik bocor dari jalur distribusi dianggap sangat tinggi.
Sejumlah Retailer Tolak Jual GTA 6
Keputusan Rockstar tersebut ternyata tidak diterima semua pihak.
Retailer game asal Kanada, Video Games Plus, mengumumkan tidak akan menjual GTA 6 karena produk tersebut tidak menyertakan media fisik berupa disc.
Dalam pernyataannya, perusahaan menegaskan telah hampir 40 tahun mendukung pelestarian media fisik dan memiliki kebijakan untuk tidak menjual produk yang hanya berisi kode digital.
Sikap serupa juga diambil oleh Loot Box Gaming. Retailer independen tersebut menilai produk yang tidak menyertakan disc tidak sejalan dengan semangat preservasi game yang selama ini mereka perjuangkan.
Meski demikian, sejumlah peritel besar seperti GameStop, Amazon, dan Best Buy diperkirakan tetap akan menjual GTA 6 saat peluncuran.
Ultimate Edition Picu Perdebatan
Selain soal format distribusi, Rockstar juga memperkenalkan GTA 6 Ultimate Edition dengan harga US$99,99.
Edisi premium tersebut menawarkan berbagai bonus eksklusif, termasuk kendaraan tambahan untuk karakter Jason dan Lucia, item kosmetik, hingga akses ke sejumlah konten dalam game.
Seluruh pembeli pre-order juga akan memperoleh paket bonus Vintage Vice City Pack yang berisi berbagai item kosmetik bernuansa kota Vice City klasik yang populer di era PlayStation 2.
Namun kehadiran konten eksklusif di Ultimate Edition memicu kritik dari sebagian gamer. Mereka menilai Rockstar mulai menerapkan strategi monetisasi yang lebih agresif untuk game yang sejak awal sudah dibanderol lebih mahal dibandingkan standar industri saat ini.
Awal Era Baru Distribusi Game?
Keputusan Rockstar menjual GTA 6 tanpa disc bisa menjadi titik balik bagi industri game global.
Selama bertahun-tahun, versi fisik dan digital hidup berdampingan. Namun semakin besarnya ukuran game modern serta meningkatnya dominasi distribusi digital membuat keberadaan disc mulai dipertanyakan.
Jika GTA 6 sukses besar dengan model distribusi ini, bukan tidak mungkin penerbit game lain akan mengikuti langkah serupa. Bagi kolektor, hal tersebut menjadi kabar buruk karena kepemilikan fisik game perlahan berubah dari media penyimpanan menjadi sekadar kemasan berisi kode unduhan.














