Sempat Dirawat, Ibu Muslimah Guru Legendaris ‘Laskar Pelangi’ Tutup Usia

Sempat Dirawat, Ibu Muslimah Guru Legendaris ‘Laskar Pelangi’ Tutup Usia

Ajat Medium.jpeg

Sabtu, 27 Juni 2026 – 22:25 WIB

 Jenazah pendidik inspiratif asal Belitung Timur, Muslimah Hafsari (74) dibawa ke Tempat Pemakaman Muslim Belitung Timur, Sabtu (27/6/2026).(Foto: Antara/Ho.Keluarga Alhamarhumah)

Jenazah pendidik inspiratif asal Belitung Timur, Muslimah Hafsari (74) dibawa ke Tempat Pemakaman Muslim Belitung Timur, Sabtu (27/6/2026).(Foto: Antara/Ho.Keluarga Alhamarhumah)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Tokoh pendidik inspiratif asal Belitung Timur, Muslimah Hafsari (74), yang sosoknya dikenal luas secara nasional melalui film “Laskar Pelangi” (2008) sebagai Ibu Muslimah, meninggal dunia pada usia 74 tahun di RSUD Muhammad Zein Manggar, Belitung Timur, Sabtu dini hari.

Anak kedua almarhumah, Fahroni menuturkan bahwa kondisi kesehatan Ibu Muslimah mulai menurun cukup drastis (drop) pada Jumat (26/6) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

“Ibu akhirnya dibawa dan dirawat di ruang ICU RSUD Muhammad Zein Belitung Timur untuk mendapatkan penanganan intensif. Namun, pada Sabtu (27/6) pukul 03.00 WIB kondisi kesehatan beliau terus menurun,” kata Fahroni di Gantung, Belitung Timur, Sabtu (27/6/2026).

Ia melanjutkan pihak rumah sakit dan keluarga telah melakukan penanganan medis secara maksimal, hingga akhirnya Ibu Muslimah mengembuskan napas terakhir pada pukul 03.30 WIB.

Sebelum wafat, Ibu Muslimah diketahui telah menjalani perawatan di RSUD Muhammad Zein Belitung Timur sekitar tiga minggu akibat gangguan kesehatan yang dialaminya.

“Kemarin juga sudah dilakukan tindakan operasi. Dari pihak keluarga sudah berupaya melakukan yang terbaik demi kesembuhan Ibu,” ujarnya.

Di mata keluarga, lanjut Fahroni, Ibu Muslimah merupakan sosok ibu yang penuh dengan kasih sayang serta memiliki dedikasi yang tinggi terhadap dunia pendidikan.

Semangatnya sebagai seorang guru selalu dituangkan dalam memberikan motivasi kepada anak-anaknya.

“Beliau sebagai pendidik. Anak-anak diberikan motivasi terus oleh beliau. Pesannya, jangan sampai tidak sekolah tinggi seperti orang lain. Kita harus bisa menyamai ataupun sama dengan orang-orang yang lain,” kenang Fahroni.

Ibu Muslimah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cempaka, Dusun Rasau, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur.

Sosok Ibu Muslimah menjadi ikon perjuangan pendidikan di Indonesia setelah kisah dedikasinya mengajar di SD Muhammadiyah Gantung diangkat dalam novel karya Andrea Hirata, yang kemudian diadaptasi menjadi film layar lebar populer “Laskar Pelangi” pada tahun 2008.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 2 visit(s) today