Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae saat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (Foto: ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan sektor perbankan nasional masih terjaga kondusif. Tidak benar jika ada informasi yang menyebut ada bank yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
Pernyataan itu menjawab informasi KB Bank melakukan penurunan jumlah karyawan dan kantor cabang secara signifikan di Indonesia, baru-baru ini. “Tidak ada, tidak ada (bank lain yang melakukan efisiensi). Spesifik (KB Bank),” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Dian mengatakan, pengurangan tenaga kerja yang terjadi di KB Bank merupakan langkah penyehatan internal perusahaan, alih-alih mencerminkan kondisi perbankan nasional secara keseluruhan. “Itu adalah bagian dari penyehatan, ya. Penyehatan perbankan, karena tentu saja ini sesuatu yang sangat diperbolehkan,” kata Dian.
“Yang penting itu bahwa undang-undang tenaga kerja tidak dilanggar dan lain sebagainya. Itu yang paling penting, kan,” ujarnya menambahkan.
Dian memastikan, rasionalisasi tenaga kerja di KB Bank sendiri juga telah dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal ini termasuk pemenuhan hak-hak pekerja dan pemberian kompensasi bagi pekerja yang dirumahkan.
“Itu sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan ya. Tentu sudah ada kompensasi dan lain sebagainya,” ujar Dian.
Selain itu, ia juga memastikan bahwa seluruh proses rasionalisasi pekerja tersebut telah berjalan dengan baik sesuai dengan pengawasan OJK. “Kalau saya mendengar laporan dari rekan-rekan pengawas, semuanya sudah oke, sudah settle, ya,” kata dia.
Sebelumnya dilaporkan, KB Bank melakukan pengurangan tenaga kerja lebih dari 600 orang sepanjang Maret 2025-Maret 2026.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan per 31 Maret 2026, jumlah karyawan KB Bank, baik yang berstatus tetap dan tidak tetap adalah sebanyak 2.265 orang.
Jumlah itu berkurang drastis, yakni turun 662 orang dari 2.927 orang pada periode yang sama setahun sebelumnya.
Sementara itu, jumlah kantor cabang pembantu (KCP) KB Bank berjumlah 120 unit per kuartal I tahun 2026, atau berkurang 21 unit dari sebanyak 141 unit pada periode yang sama setahun sebelumnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.












