Kasus mobil listrik Hyundai Ioniq 5 milik influencer Aa Juju yang rusak usai parkir paralel jadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir. Video keluhannya di media sosial ditonton hingga jutaan kali dan memicu pertanyaan besar: apakah mobil listrik memang tidak bisa diparkir sejajar di pinggir jalan?
Jawabannya tidak sesederhana itu. Ada penjelasan teknis di balik kasus ini, mulai dari fungsi towing mode, peran aki 12 volt, sampai respons resmi Hyundai Indonesia. Berikut rangkumannya.
Apa Itu Parkir Paralel?
Pendiri sekaligus instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan bahwa parkir paralel adalah posisi parkir saat mobil ditempatkan sejajar dengan kendaraan lain di depan dan belakangnya, biasanya di sisi jalan. Karena ruang gerak terbatas, mobil harus dimanuver maju-mundur secara bergantian saat masuk maupun keluar dari slot parkir.
Menurut Jusri, teknik yang paling tepat adalah memasukkan mobil dengan gerakan mundur, bukan maju, lalu menyejajarkannya dengan kendaraan di depan dengan jarak sekitar setengah meter. “Bukan maju. Masuknya maju, kemudian mundur,” kata Jusri. Pengemudi kemudian disarankan memakai kaca spion kiri untuk menentukan titik belok sebelum mobil diarahkan masuk ke celah parkir.
Kronologi Keluhan Aa Juju soal Ioniq 5
Aa Juju mengaku sudah menyampaikan kebutuhan parkir paralel kepada tenaga penjual sejak sebelum transaksi, karena kondisi tempat tinggalnya mengharuskan dia parkir sejajar di pinggir jalan. Tenaga penjual saat itu disebut meyakinkan bahwa Ioniq 5 bisa digunakan untuk kebutuhan tersebut dan bahkan sempat melakukan uji coba.
“Mereka tuh tahu kebutuhan gue tuh parkir paralel, jadi ini sangat dipermasalahkan sama gue,” kata Aa Juju.
Masalah muncul setelah mobil dipakai. Setiap kali diparkir paralel dalam waktu tertentu, Ioniq 5 mengalami kendala hingga akhirnya tidak bisa dinyalakan kembali. Aa Juju bahkan menyebut pengalaman ini sampai mengganggu kondisi emosionalnya.
“Ini mobil bikin gue sampai berobat ke psikolog karena bikin gue stres,” ujarnya dalam video yang sama.
Selain masalah parkir paralel, Aa Juju juga mengeluhkan fitur fast charging yang tidak berfungsi serta head unit yang sempat mati, yang membuatnya harus berulang kali memanggil teknisi ke rumah.
Kenapa Mobil Listrik Bisa Bermasalah Saat Parkir Paralel?
Penjelasan dari mekanik dan pakar EV mengarah pada satu titik yang sama: towing mode atau transport mode. Fitur ini biasa dipakai untuk melepas rem parkir dan menetralkan transmisi secara manual, misalnya saat mobil perlu didorong untuk manuver parkir sejajar.
Seorang mekanik Hyundai yang menangani kasus ini sempat menjelaskan bahwa sistem seperti Bluelink dan komponen kelistrikan lain tetap mengirim informasi saat mobil dipindah-pindah dalam posisi parkir paralel.
“Kita dari pihak bengkel pun nggak menyarankan itu,” katanya.
Founder EVSafe Indonesia, Mahaendra Gofar, menjelaskan lebih rinci soal mekanismenya. Pada mobil dengan shifter elektronik seperti mobil listrik, towing mode membuat sistem kelistrikan tetap aktif meski mesin sudah dimatikan.
Shifter elektronik terus menyedot daya dari aki 12 volt, bukan dari baterai utama bertegangan tinggi (traction battery), sebab selama towing mode aktif, baterai utama itu justru terisolasi dari sistem sehingga tidak bisa mengisi ulang aki 12 volt.
Untuk pemakaian singkat, kondisi ini biasanya tidak jadi masalah karena daya yang terpakai relatif kecil. Risikonya muncul kalau durasinya kelamaan. “Tapi kalau semalaman atau bahkan berhari-hari, ini yang bisa bermasalah, karena akinya bisa soak,” kata Gofar.
Ia menegaskan risiko ini bukan kelemahan khusus Ioniq 5. Karakteristik serupa berpotensi terjadi pada mobil listrik merek lain, bahkan mobil bermesin konvensional yang sudah mengadopsi shift by wire atau shifter elektronik.
Respons Resmi Hyundai Indonesia
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) merespons keluhan tersebut secara terbuka. Head of Brand Interactive HMID, Rouli Sijabat, menyampaikan permintaan maaf perusahaan atas ketidaknyamanan yang dialami konsumen.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan kami,” ujar Rouli. Hyundai menyatakan pihaknya tengah menelusuri persoalan secara menyeluruh, baik dari sisi produk maupun layanan tim sales dan aftersales, untuk memastikan langkah penyelesaian terbaik bagi pelanggan.
Cara Aman Parkir Paralel untuk Pemilik Mobil Listrik
Merujuk penjelasan pakar EV di atas, berikut langkah yang bisa dilakukan pemilik mobil listrik agar aki 12 volt tidak cepat soak saat parkir paralel:
- Gunakan towing mode atau transport mode seperlunya, hanya selama proses manuver parkir berlangsung.
- Segera kembalikan transmisi ke posisi parkir normal (P) dan nonaktifkan towing mode setelah mobil selesai dimanuver.
- Hindari membiarkan mobil dalam posisi netral tanpa rem parkir semalaman penuh atau berhari-hari.
- Jika mobil terpaksa terparkir sejajar dalam durasi panjang, cek kondisi aki 12 volt secara berkala ke bengkel resmi.
FAQ: Seputar Kasus Parkir Paralel Ioniq 5
Apakah semua mobil listrik tidak bisa parkir paralel? Bisa. Masalah muncul bukan karena mobil tidak mampu parkir paralel, melainkan karena towing mode yang menyala terlalu lama sehingga menguras aki 12 volt.
Apa itu towing mode pada mobil listrik? Towing mode adalah fitur yang melepas rem parkir dan menetralkan transmisi secara manual agar mobil bisa didorong, biasa dipakai saat manuver parkir sejajar atau proses derek.
Kenapa aki 12 volt bisa soak meski mobil listrik punya baterai besar? Karena saat towing mode aktif, baterai utama bertegangan tinggi terisolasi dari sistem dan tidak bisa mengisi ulang aki 12 volt yang justru terus terpakai oleh komponen kelistrikan.
Kasus Ioniq 5 Aa Juju pada akhirnya menjadi pengingat bahwa mobil listrik punya karakteristik kelistrikan yang berbeda dari mobil konvensional, termasuk untuk urusan yang terlihat sederhana seperti parkir di pinggir jalan.









