Raffi Ahmad saat berada di Lombok, NTB bersama keluarga dan The Dudas Minus One. (Dokumentasi: Tangkapan layar dari Instagram The Dudas Minus One)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Raffi Ahmad mengungkap momen tak terduga yang dialaminya saat berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Di tengah kunjungannya bersama keluarga dan anggota The Dudas Minus One, Raffi justru mendapat kabar tentang kebakaran yang melanda Desa Sade.
Saat menghadiri resepsi pernikahan Kasespri Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovy, di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026), Raffi pun menceritakan pengalamannya tersebut. Diwawancarai bersama Yenny Wahid, Raffi mengungkap alasan dirinya memilih datang langsung ke lokasi kebakaran.
Raffi Ahmad Berada di Lombok Bersama Nagita dan The Dudas Minus One
Raffi mengatakan dirinya tengah berada di Lombok bersama sang istri, Nagita Slavina, anak-anaknya, serta rekan-rekannya di The Dudas Minus One, yakni Ariel NOAH, Gading Marten, dan Desta.
Namun, sesampainya di Lombok, Raffi mendapat kabar mengejutkan mengenai kebakaran yang melanda Desa Sade. Desa tersebut dikenal sebagai salah satu ikon budaya Lombok yang banyak dikunjungi wisatawan karena rumah-rumah tradisionalnya.
“Di NTB kebetulan saya lagi di sana sama Ariel, Desta, Gading, dan juga sama Nagita. Tiba-tiba pas mendarat, ternyata ada salah satu tempat, namanya Desa Sade, kebakaran semuanya,” ujar Raffi.
Menurut Raffi, kebakaran tersebut membuat banyak rumah tradisional di Desa Sade terdampak. Kondisi itu kemudian membuatnya memutuskan untuk melihat langsung situasi di lapangan.
Ketika ditanya mengenai bantuan yang diberikan, Raffi mengaku teringat nasihat Yenny Wahid agar dirinya lebih banyak bersedekah. Yenny yang berada di sampingnya pun langsung mengamini pernyataan tersebut.
“Itu saya belajar dari Bu Yenny, katanya Raffi harus banyak-banyak sedekah,” ucap Raffi.
Yenny Wahid Sebut Raffi Bisa Jadi Penyambung Aspirasi Warga
Yenny Wahid mengapresiasi langkah Raffi yang melihat langsung kondisi Desa Sade. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan bagi Raffi untuk menyampaikan kondisi masyarakat kepada pemerintah.
“Mas Raffi melihat langsung apa yang terjadi di lapangan, sehingga kemudian bisa dibawa kembali, dilaporkan kepada semua jajaran pemerintah, untuk kemudian ke depan bisa ada tindak lanjutnya,” ujar Yenny.
Raffi kemudian mengungkap bahwa Desa Sade berharap kawasan yang menjadi ikon wisata dan budaya tersebut dapat kembali dibangun. Ia bahkan sempat bertemu dengan kepala desa serta kepala adat setempat.
“Mereka meminta disampaikan kepada Bapak Presiden, mudah-mudahan bisa dibangun kembali tempatnya, dijaga,” katanya.
Selain soal pembangunan kembali kawasan yang terbakar, Raffi menyebut kebutuhan paling mendesak saat ini adalah bantuan makanan dan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak.
Senada dengan Raffi, Yenny menjelaskan dalam kondisi tanggap darurat, bantuan makanan dan kebutuhan pokok menjadi prioritas. Setelah itu, pemerintah dan pihak terkait dapat melakukan asesmen untuk menentukan kebutuhan rehabilitasi.
Raffi yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni mengajak semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, untuk bersama-sama membantu korban bencana.
“Kalau dalam hal ini semuanya harus bersatu, atas nama kemanusiaan, semuanya harus bersatu. Pihak pemerintah, swasta, apapun itu yang besar kecil. Doa dari kita semua agar kita bersatu untuk semuanya,” kata Raffi.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.









