Warga Kampung Berseri Astra Tabek Talang Babungo sedang memproduksi gula semut di rumah produksi lokal yang didukung Astra. (Foto: Dok Astra).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Astra terus memperkuat kemandirian desa di berbagai wilayah Indonesia melalui program Kampung Berseri Astra, salah satunya di Tabek Talang Babungo, yang fokus pada penguatan pendidikan, ekonomi, dan pengelolaan lingkungan berbasis gotong royong masyarakat. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen Astra mendampingi desa untuk tumbuh melalui potensi lokal.
Sejak 2017, Kampung Berseri Astra Tabek Talang Babungo telah membantu masyarakat memperluas kapasitas usaha, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mengembangkan wisata edukasi dan budaya. Dukungan Astra meliputi penyediaan peralatan produksi, pelatihan UMKM, edukasi pengelolaan sampah, hingga promosi produk lokal ke pasar yang lebih luas.
“Astra melihat pemberdayaan desa sebagai kerja bersama. Melalui Kampung Berseri Astra, kami berupaya membangun kolaborasi yang memberi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi mereka sendiri. Setiap langkah di desa menjadi bagian dari perjalanan bersama untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ujar Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, melalui keterangan resmi, Jumat (14/11/2025).
Saat ini, Kampung Berseri Astra Tabek Talang Babungo memiliki 45 homestay, jalur wisata alam, dan ruang belajar terbuka yang dimanfaatkan untuk edukasi budaya, pertanian, dan lingkungan. Pusat kegiatan berada di Rumah Pintar, ruang yang dibangun melalui gotong royong warga. Rumah ini menjadi pusat belajar anak-anak sekaligus tempat berkembangnya aktivitas produktif seperti rumah produksi gula semut, rumah maggot, bank sampah, dan kolam ikan yang terintegrasi dalam sistem pengelolaan limbah terpadu.
Rumah produksi gula semut kini dikelola oleh 20 keluarga, meningkat dari satu keluarga sebelumnya, dengan kapasitas produksi bertambah dari 5 kilogram menjadi 50 kilogram per hari. Produk tersebut telah dipasarkan di Sumatra Barat, Jakarta, dan Batam. Limbah organik dialirkan ke rumah maggot sebagai pakan, sementara limbah anorganik diolah melalui bank sampah. Sebagian hasil usaha disalurkan untuk program pendidikan dan kesehatan warga, termasuk beasiswa bagi lima pemuda desa yang kini belajar di Jepang.
“Perkembangan kampung kami tumbuh dari kerja bersama. Pendampingan dan dukungan dari Astra membuat warga lebih percaya diri mengembangkan usaha sekaligus menjaga lingkungan,” ujar Kasri Satra, tokoh penggerak Kampung Berseri Astra Tabek Talang Babungo.
Astra, perusahaan publik terbesar di Indonesia dengan lebih dari 302 anak perusahaan dan dukungan lebih dari 190.000 karyawan, memiliki rekam jejak kontribusi publik melalui empat pilar: kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan, serta sembilan yayasan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Semangat kolaborasi Astra di Kampung Berseri Astra Tabek Talang Babungo sejalan dengan cita-cita perusahaan untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.














