Bulog Sulselbar Pastikan Stok Beras Aman hingga Idul Fitri 1447 Hijriah

Bulog Sulselbar Pastikan Stok Beras Aman hingga Idul Fitri 1447 Hijriah

logo inilah.jpg

Selasa, 10 Februari 2026 – 20:20 WIB

Manajer Pengadaaan Perum Bulog Kanwil Sulselbar, Rahmatullah usai Rapat Koordinasi Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) pelanggaran harga, keamanan dan mutu pangan Provinsi Sulsel tahun 2026 di Gedung Lappo Ase, Perum Bulog Sulselbar, Selasa (10/2/2026). (Foto: Inilahsulsel)

Manajer Pengadaaan Perum Bulog Kanwil Sulselbar, Rahmatullah usai Rapat Koordinasi Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) pelanggaran harga, keamanan dan mutu pangan Provinsi Sulsel tahun 2026 di Gedung Lappo Ase, Perum Bulog Sulselbar, Selasa (10/2/2026). (Foto: Inilahsulsel)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Perum Bulog Kanwil Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memastikan stok beras aman saat Ramadan hingga hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pasalnya, hingga sampai saat ini stok beras Perum Bulog Sulselbar mencapai 570 ribu ton.

“Ramadan dan lebaran, stok beras aman. Stok beras yang dimiliki Bulog Kanwil Sulselbar cukup hingga akhir tahun,” ungkap Manajer Pengadaan Perum Bulog Kanwil Sulselbar, Rahmatullah usai Rapat Koordinasi Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) pelanggaran harga, keamanan dan mutu pangan Provinsi Sulsel tahun 2026 di Gedung Lappo Ase, Perum Bulog Sulselbar, Selasa (10/2/2026).

Dengan stok yang mencapai hingga akhir tahun, Rahmatullah menegaskan tak ada alasan kenaikan untuk harga beras. Selain itu, minyak goreng hingga jagung juga stoknya aman hingga Idul Fitri.

Untuk jagung, pihaknya mencatat 9 ribu ton yang tersebar di 11 kantor cabang. Namun, dua komoditi di atas hanya sampai tiga bulan ke depan.

“Tapi tidak ada masalah. Yang jelas stok beras kita sampai akhir tahun. Sementara komoditi lain memang sampai tiga bulan ke depan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Rahmatullah juga memastikan stok dan distribusi pangan di Luwu Raya masih aman. Bulog Kantor Cabag Palopo memiliki lima gudang.

Data Bulog Kanwil Sulselbar per tanggal 9 Februari 2026 menunjukkan bahwa stok minyak goreng di Sulawesi Selatan mencapai 335.000 liter. Gula pasir 718 ton dan terigu 12,6 ton.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional, Brigjen Pol Hermawan, memastikan kondisi pangan di Sulsel secara keseluruhan masuh aman saat Ramadan dan lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Perlu saya informasikan bahwa di Sulsel itu pangan secara keseluruhan aman, untuk persiapan puasa dan hari besar keagamaan nasional dan Imlek, di sini betul-betul aman,” kata Brigjen Pol Hermawan.

Ia mengatakan, seluruh produksi pangan hampir sebagaian besar ada di Sulsel. Kecuali bawang putih yang 95 persen dipasok dari luar.

Karena itu, Hermawan menegaskan bahwa tidak ada alasan para pedagang menjual komoditi di atas harga eceran tertingi (HET).

Bahkan kata Hermawan menambahkan, komoditi tertentu seperti ayam, daging, dan telur itu produksi berlebih.

“Kalau produksi surplus berarti harga ke produsen murah. Kalau sampai harga hilir tinggi, berarti itu permainan pedagang, Itu yang akan segera ditindaklanjuti dari Satgas,” ungkapnya.

Visited 10 times, 1 visit(s) today