Cegah ISPA tak Cukup Multivitamin, Pakar Paru Tekankan Pola Hidup ‘CERDIK’

Cegah ISPA tak Cukup Multivitamin, Pakar Paru Tekankan Pola Hidup ‘CERDIK’

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 22 Oktober 2025 – 03:30 WIB

Ilustrasi. (foto: istock)

Ilustrasi. (foto: istock)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof. Tjandra Yoga Aditama mengingatkan masyarakat akan ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang kerap meningkat selama masa pergantian musim. Ia menekankan, penerapan pola hidup sehat ‘CERDIK’ dan vaksinasi menjadi strategi utama pencegahan.

“Pentingnya penerapan pola hidup sehat untuk mencegah gangguan kesehatan dan serangan penyakit (di musim pancaroba),” ujar Prof. Tjandra di Jakarta, Selasa (21/10/2025) dikutip dari Antara.

Prof. Tjandra memaparkan, strategi utama pencegahan dapat diringkas dalam akronim CERDIK.

“CERDIK meliputi Cek kesehatan berkala, Enyahkan asap rokok dan hindari polusi udara, Rutin beraktivitas fisik, Diet bergizi seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres dengan baik,” jelasnya.

Selain komitmen CERDIK, Guru Besar yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Universitas YARSI ini menyoroti pentingnya kebiasaan higienis dasar. Ia menegaskan pentingnya membiasakan diri mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, terutama sebelum dan sesudah makan serta setelah menyentuh permukaan yang berpotensi terkontaminasi kuman.

Prof. Tjandra juga menekankan pentingnya etika saat sakit untuk memutus rantai penularan di masyarakat.

“Selanjutnya, bila ada yang sedang sakit ISPA atau flu, maka jangan menulari orang lain, antara lain dengan menggunakan masker dan beristirahat cukup,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyarankan intervensi medis berupa vaksinasi, khususnya bagi kelompok populasi rentan. Menurutnya, vaksinasi influenza, Respiratory Syncytial Virus (RSV), dan pneumonia dapat membantu melindungi tubuh.

“Vaksinasi dianjurkan, terutama bagi orang dalam kelompok rentan seperti orang lanjut usia, individu dengan daya tahan tubuh lemah, serta individu dengan komorbiditas,” tegas Prof. Tjandra.

Menanggapi kebutuhan suplemen vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, ia meluruskan bahwa tidak ada suplemen vitamin khusus untuk mencegah flu. Ia menilai kecukupan nutrisi dari makanan adalah yang utama.

“Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik. Kalau mau makan vitamin, makan multivitamin, baik-baik saja,” pungkasnya.

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today