Cegah Obesitas dan Karies, Pakar Minta Orang Tua Kritis Baca Label Susu Anak

Cegah Obesitas dan Karies, Pakar Minta Orang Tua Kritis Baca Label Susu Anak

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 9 Juni 2026 – 17:03 WIB

Jangan hanya tergiur klaim AHA dan DHA. Ketahui pentingnya mengecek komposisi utama susu anak lewat peluncuran produk formula transparan terbaru ini. (Foto: Acekid)

Jangan hanya tergiur klaim AHA dan DHA. Ketahui pentingnya mengecek komposisi utama susu anak lewat peluncuran produk formula transparan terbaru ini. (Foto: Acekid)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Di tengah bayang-bayang masalah kesehatan anak nasional seperti stunting, karies gigi, hingga ancaman obesitas, pemenuhan nutrisi yang seimbang dan tepat sasaran menjadi hal krusial. 

Merespons tantangan tersebut, sebuah inovasi susu formula berbahan dasar susu segar tanpa tambahan perisa sintetik resmi diperkenalkan ke pasar Indonesia guna mendorong standar gizi yang lebih sehat dan transparan.

Pemahaman orang tua terhadap komposisi utama dan asal-usul sumber bahan dinilai masih perlu terus diperkuat. Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A (K), mengingatkan para orang tua agar lebih teliti saat menyeleksi produk nutrisi di pasaran.

“Orang tua perlu lebih kritis dalam membaca label produk nutrisi anak. Selama ini, banyak orang tua cenderung fokus pada kandungan tambahan seperti AHA, DHA, Omega-3, dan Omega-6, padahal komposisi utama penting untuk dipahami. Kandungan yang tercantum pertama di dalam urutan komposisi menunjukkan komponen terbesar dalam suatu produk,” jelas Prof. Rini.

Ia juga menegaskan bahwa orang tua harus selalu memperhatikan kualitas sumber bahan serta ada atau tidaknya tambahan gula demi memastikan nutrisi anak yang holistik.

Inovasi Transparansi Bahan Baku

Menjawab urgensi akan nutrisi anak yang lebih transparan tersebut, perusahaan nutrisi global FEIHE International bersinergi dengan MAKUKU resmi meluncurkan produk susu formula AceKid di Indonesia pada Minggu (7/6/2026). Inovasi gizi ini menetapkan standar baru di industri melalui tiga pendekatan utama yang secara khusus dirancang untuk kesehatan anak.

Pertama, produk AceKid menggunakan natural whole milk (susu segar utuh) yang diklaim memiliki sumber rantai pasokan yang sepenuhnya dapat ditelusuri. Kedua, pemrosesan bahan baku menggunakan sistem one-step fresh guna memastikan kualitas murni nutrisi tetap terjaga dari peternakan hingga ke tangan konsumen. Ketiga, formulasi produk ini sepenuhnya diatur tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, maupun perisa sintetik.

Pengembangan inovasi ini didasarkan pada riset klinis dan sains yang mendalam. Didukung oleh kolaborasi bersama institusi global terkemuka seperti Harvard Medical School dan Peking University, langkah inovatif ini sukses menyabet penghargaan bergengsi Top Innovation Choice Award 2026 untuk kategori produk dengan sumber susu yang dapat ditelusuri.

ASI Tetap Prioritas Utama

Kendati inovasi formula pemenuhan nutrisi anak terus berkembang pesat dan semakin canggih, pemberian Air Susu Ibu (ASI) tetap dikampanyekan sebagai sumber nutrisi utama dan terbaik bagi bayi, terutama pada fase awal kehidupannya.

Penggunaan produk nutrisi tambahan mutlak harus didasari pada pertimbangan kebutuhan spesifik anak. Oleh karena itu, para orang tua sangat dianjurkan untuk terus berkonsultasi dengan dokter maupun tenaga kesehatan ahli agar langkah pemenuhan gizi dapat dilakukan secara tepat, aman, dan selaras dengan tahapan tumbuh kembang si kecil.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 2 visit(s) today