Cermat Beli Mobil Bekas bagi Perempuan

Cermat Beli Mobil Bekas bagi Perempuan

Ikhsan Medium.jpeg

Jumat, 26 September 2025 – 00:01 WIB

Deretan mobil bekas yang terparkir di depan showroom OLXMobbi. (Foto: Dok. OLXmobbi)

Deretan mobil bekas yang terparkir di depan showroom OLXMobbi. (Foto: Dok. OLXmobbi)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Membeli mobil bekas kerap menjadi tantangan, terutama bagi perempuan yang mungkin kurang familiar dengan seluk-beluk teknis otomotif. Tanpa pengetahuan yang memadai, calon pembeli perempuan berpotensi menjadi sasaran praktik curang pedagang nakal, mulai dari manipulasi harga hingga penipuan kondisi kendaraan.

Kepala Divisi Pemasaran OLXmobbi Catherine Jennie memberikan beberapa tips esensial bagi perempuan yang ingin membeli mobil bekas. Menurut Jennie, perempuan memiliki kebutuhan khusus dalam berkendara, yang umumnya terfokus pada aktivitas sehari-hari seperti berbelanja, mengantar anak, dan mengutamakan faktor keselamatan.

“Kebutuhan wanita akan kendaraan masih didominasi untuk kebutuhan sehari-hari, seperti membawa belanjaan, membawa anak, hingga mengutamakan keamanan saat berkendara sendiri,” ujar Jennie dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Kamis (25/9/2025).

Selain berhati-hati saat berkendara, Jennie menekankan pentingnya memeriksa fitur keselamatan pada mobil. Ia menyarankan calon pembeli untuk mencermati lampu-lampu indikator pada dasbor, seperti airbag, Anti-lock Braking System (ABS), dan temperatur mesin.

Normalnya, lampu-lampu ini akan menyala sebentar saat mobil dihidupkan, lalu mati. Jika lampu terus menyala atau tidak menyala sama sekali, hal itu mengindikasikan adanya masalah serius pada sistem.

Jennie menjelaskan, jika indikator airbag bermasalah, ada kemungkinan airbag sudah pernah mengembang dan diperbaiki tidak sesuai standar. Kondisi ini berisiko membuat airbag tidak berfungsi saat dibutuhkan.

Selain itu, calon pembeli juga perlu memastikan sensor parkir, Blind Spot Monitoring (BSM), dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA) berfungsi dengan baik.

Untuk perempuan yang kerap bepergian dengan anak, Jennie menyarankan pemeriksaan pengait ISOFIX atau LATCH di kursi belakang. Jika pengait tersebut bengkok, patah, atau terhalang kain jok, hal itu dapat mempersulit atau membuat pemasangan car seat tidak aman.

Sabuk pengaman di kursi belakang juga wajib diperiksa. Tarik sabuk dengan kencang dan pastikan mekanisme penggulungnya berfungsi optimal.

Dari sisi penampilan, calon pembeli perlu mencermati kondisi cat di bawah sinar matahari dan menggunakan magnet untuk mendeteksi bagian yang ditambal dempul. Riwayat kendaraan juga penting. Calon pembeli disarankan memeriksa jarak tempuh dan kondisi komponen utama, seperti kesehatan baterai pada mobil listrik.

Terakhir, calon pembeli harus memastikan seluruh dokumen kendaraan, seperti STNK, BPKB, faktur pembelian, dan buku servis, lengkap dan sesuai. Ini menjadi jaminan bahwa kendaraan memiliki riwayat perawatan yang baik dan legalitas yang jelas.
 

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today