Di tengah hiruk pikuk aksi demo besar-besaran dari berbagai elemen masyarakat yang menyoroti penghasilan besar dan fasilitas mewah anggota DPR, beredar informasi yang menyebut Ketua Komisi XI DPR, M Misbakhun menjadi peserta Sydney Marathon 2025 di Australia. Informasi ini dikhawatirkan membuat rakyat semakin marah.
Saat dikonfirmasi Inilah.com lewat pesan pendek melalui fitur WhatsApp (WA), Misbakhun buru-buru membantahnya. “Tidak benar saya ikut Sydney Marathon. Sydney Marathon baru hari Minggu, tanggal 31 Agustus 2025. Kenapa saya diberitakan ikut Sydney Marathon pada hari Sabtu,” tulis Misbakhun, Sabtu (30/1/2025).
Terkait namanya yang menjadi peserta lomba Sydney Marathon itu, Misbakhun menjelaskan, mekanisme pendaftarannya berkategori World Major Marathon yang harus dilakukan pendaftarannya sudah setahun sebelumnya.
“Saya pastikan tidak ikut. Kalau saya lari besok hari minggu itu larinya di GBK. Semoga kawasan GBK masih bisa dipakai untuk olah raga,” sambungnya.
Misbakhun lantas membenarkan jika anggota Komisi XI DPR melakukan kunjungan kerja ke Sydney dan Canberra, Australia pada 27 hingga 29 Agustus 2025. Kunjungan itu sudah dijadwalkan sejak lama, sebelum ada aksi demonstrasi di Jakarta.
Dalam kunjungan ini, kata politikus Golkar itu, rombongan Komisi XI DPR tidak sendiri. Namun bersama sejumlah mitra kerja yakni Bank Indonesia (BI), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dan dua bank pelat merah yakni Bank BNI, dan BTN.
“Semua agenda dan jadwal resmi Komisi XI sudah selesai dan dalam posisi perjalanan pulang,” kata politikus Partai Golkar itu.
Isu ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram @Missyita yang menampilkan profil Misbakhun dengan nomor peserta lari 42,2 kilometer (km).
Netizen pun ramai-ramai menghujat kunjungan kerja Komisi XI DPR ke Aussie itu, disebut hanya kedok untuk mengikuti ajang maraton berkelas dunia.
Selama ini, Misbakhun dikenal sebagai penghobi olahraga lari. Sudah banyak lomba maraton berkelas dunia yang diikutinya.
Tahun lalu, dia menjadi peserta Chicago Marathon 2024 di Illinois, Amerika Serikat (AS). Setahun kemudian ikut lomba maraton di Boston, Amerika Serikat (AS).
Pada pertengahan April lalu, Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia sempat menyindir Misbakhun yang lebih mengutamakan maraton ketimbang urusan partai, atau tugas sebagai legislator.
“Tapi kalau masih ingin berlari tanyakan, mana prioritas lari atau penugasan di komisi? Karena banyak anggota Komisi XI yang tunggu barang ini, kira-kira begitu ya, kita fair saja enggak apa-apa,” kata Bahlil dalam acara Halal Bihalal Golkar, Jakarta, Rabu malam (16/4/2025).
Bahlil meminta seluruh kader Beringin untuk tidak menyepelekan jabatan yang diemban, saat ini. Ditegaskan, amanah yang besar tidak akan datang begitu saja
“Jangan kita artikan jabatan itu adalah barang yang datang dari sananya, seperti mohon maaf ya, mohon maaf sekali lagi ini barang bukan barang warisan jabatan ini,” tegas Bahlil.
Kata Bahlil yang juga Menteri ESDM itu, kesempatan yang ada saat ini, dapat dijadikan kader sebagai sebuah kompetisi yang sifatnya terbuka. “Sesama anggota fraksi sesama pengurus, sesama kader supaya apa ada rasa memiliki ada rasa tanggung jawab dan rasa mencintai gitu,” tutur Bahlil.
1










