Timnas Indonesia U23 termasuk daftar juara Piala AFF U23. (Foto: Instagram @erickthohir)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Timnas Indonesia U-23 datang ke SEA Games 2025 dengan motivasi berlipat. Dua kegagalan di ajang Piala AFF U-23 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2025 jadi cambuk keras bagi skuad asuhan Indra Sjafri, dan berharap dapat ditebus dengan sebuah kepingan medali emas.
Semangat itulah yang juga dibawa bek andalan Bali United sekaligus pilar Garuda Muda, Kadek Arel. Menurutnya, skuad yang komposisinya tak jauh berbeda dari dua turnamen sebelumnya itu, sudah melakukan banyak evaluasi untuk tampil lebih baik di SEA Games 2025.
“Tim ini kerangkanya di AFF U-23 dan AFC (kualifikasi Piala Asia U-23-red) kemarin, tadi juga sudah meeting sama pelatih semua, pasti banyak evaluasi karena kita belum berhasil juara di AFF dan belum berhasil lolos (Piala Asia U-23 2026),” ucap Kadek usai sesi latihan perdana Garuda Muda di Stadion Madya, Senayan, Jumat (3/10/2025) kemarin.
Arel menambahkan, evaluasi menyeluruh sudah dilakukan para pemain yang sebelumnya ditukangi oleh Gerald Vanenburg. Salah satu aspek krusial yang menjadi bahan perbaikan adalah penyelesaian akhir.
“Banyak evaluasi mulai dari taktikal kai, mulai dari finishing kami, itu yang sangat penting,” ucap Kadek
“Dan semoga menjelang SEA Games nanti kami bisa memantapkan dan menjadi juara dan meraih emas,” harapnya menambahkan.
Berbicara soal peta persaingan, Arel menegaskan kekuatan tim-tim Asia Tenggara kini relatif merata. Meski begitu, ia menilai ada dua negara yang tetap harus diwaspadai, yakni Thailand dan Vietnam. Kedua kontestan terbukti sulit dibendung Garuda Muda pada ajang Piala AFF U-23 lalu.
Sebagai pengingat saja, Indonesia harus puas keluar sebagai runner-up Piala AFF U-23 2025 Juli lalu, usai takluk 1-0 atas Vietnam di partai final. Sebelum melenggang ke partai puncak, skuad asuhan Gerald Vanenburg juga harus bersusah payah menumbangkan Thailand lewat adu penalti 7-6 (1-1).
“Ya kita tahu di Piala AFF kemarin kita belum berhasil menang melawan Vietnam dan kita berhasil menang melawan Thailand, tapi itu di adu penalti dan itu menjadi persoalan bagi kita untuk fokus menghadapi mereka karena itu adalah salah dua lawan yang mungkin berat,” katanya.










