Kipert Timnas Indonesia Nadeo Argawinata. (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memberi sinyal kejutan jelang laga melawan Arab Saudi di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Ia membuka peluang bagi Nadeo Argawinata untuk menggeser posisi Maarten Paes sebagai penjaga gawang utama Garuda.
Itu disampaikan Kluivert menyusul absennya Emil Audero, yang harus menjalani pemulihan cedera saat membela timnya Cremonese di Serie A Liga Italia.
“Ya, Emil absen. Maarten akan datang, tentu saja. Tapi Nadeo, yang juga tampil sangat baik bersama Borneo, menjadi kapten, dan timnya berada di posisi pertama kompetisi,” kata Kluivert menegaskan situasi persaingan kiper Timnas Indonesia, dikutip Sabtu (4/10/2025).
“Jadi ini akan menjadi persaingan yang bagus bagi Maarten maupun Nadeo. Dan itu yang kami inginkan,” ucapnya.
Kluivert mengaku senang dengan persaingan di sektor penjaga gawang Garuda saat ini. Selain Paes dan Nadeo, sang pelatih masih punya pilihan lain termasuk penjaga gawang Persebaya Surabaya, Ernando Ari dan kiper PSM Makassar, Reza Arya yang mendapat panggilan belakangan.
Terlepas dari itu, Kluivert menegaskan dirinya akan sangat selektif dalam menentukan penjaga gawang yang tampil saat menghadapi Arab Saudi pada Kamis (9/10/2025).
Ia tidak memberikan jaminan Maarten Paes bakal turun sejak awal, karena baginya hanya yang terbaiklah yang pantas mengisi posisi di bawah mistar.
“Kami ingin ada kompetisi sehingga posisi penjaga gawang akan terjaga sebaik mungkin, begitu juga dengan pemain-pemain di lapangan,” kata dia.
“Karena kami ingin memiliki tim terbaik untuk menghadapi Arab Saudi dan Irak. Dan para pemain harus membuktikan kemampuan mereka agar bisa tampil baik di dalam tim,” ujarnya lagi.
Jika menilik performa musim ini, statistik Nadeo memang terlihat lebih mentereng ketimbang Paes. Seperti disinggung Kluivert di awal, Nadeo menjadi salah satu aktor penting di balik keberhasilan Borneo FC bertengger di puncak klasemen Super League 2025/2026 hingga pekan ketujuh.
Hebatnya, Nadeo dan kolega menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan hingga pekan ke-7 Super League. Mereka berhasil mencatatkan enam kemenangan dari enam laga, dengan satu pertandingan tunda kontra Persib Bandung di pekan ke-4.
Tim berjulukan Pesut Etam itu juga menjadi tim yang paling sedikit kemasukkan lantaran baru tiga kali kebobolan. Dan itu semua saat Nadeo menjadi penjaga gawang.
Kondisi berbalik 360 derajat, menimpa kompatriotnya, Maarten Paes. Paes harus bergelut dengan cedera hamstring sejak Agustus lalu. Cedera ini juga membuatnya tidak dapat tampil bersama FC Dallas di MLS selama tujuh pertandingan berturut-turut. Alhasil, kondisi jelas tidak ideal bagi penjaga gawang 27 tahun.










