Hasil Play-off Eredivisie: Maarten Paes Jadi Pahlawan Ajax Singkirkan FC Utrecht

Hasil Play-off Eredivisie: Maarten Paes Jadi Pahlawan Ajax Singkirkan FC Utrecht

Ibnu Medium.jpeg

Minggu, 24 Mei 2026 – 20:52 WIB

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes sukses membawa Ajax mengalahkan FC Utrecht dan menyegel tiket terakhir ke UEFA Conference League musim depan. (Foto: NU)

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes sukses membawa Ajax mengalahkan FC Utrecht dan menyegel tiket terakhir ke UEFA Conference League musim depan. (Foto: NU)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Penjaga gawang Maarten Paes keluar sebagai pahlawan bagi Ajax Amsterdam. Berkat dua penyelamatan krusialnya dalam babak adu penalti, Ajax sukses menaklukkan FC Utrecht pada laga final play-off tiket kompetisi Eropa yang digelar di Stadion Kras, Volendam, Minggu (24/5) petang WIB.

Kemenangan dramatis ini memastikan skuad asuhan Óscar García menyegel satu tiket ke babak kualifikasi kedua UEFA Conference League musim depan, sekaligus mengakhiri kampanye Eredivisie musim ini yang berjalan sangat terjal bagi kubu Amsterdammers.

Jalannya Waktu Normal yang Sengit

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, FC Utrecht langsung mengambil inisiatif serangan frontal. Gawang Maarten Paes langsung diuji pada menit-menit awal. Sundulan tajam Siebe Horemans nyaris membawa Utrecht unggul lebih dulu, namun Paes tampil gemilang dengan sebuah penyelamatan krusial.

Tekanan tinggi ( pressing) yang diterapkan Utrecht membuat para pemain Ajax kesulitan membangun permainan. Namun, perlahan tapi pasti, Ajax mulai keluar dari tekanan. Steven Berghuis dan Aaron Bouwman bergantian menciptakan peluang matang di menit ke-14 dan 17, yang sayangnya masih mampu digagalkan oleh kiper tangguh Utrecht, Vasilis Barkas.

Memasuki babak kedua, Ajax tampil dengan pendekatan yang lebih agresif dengan mendominasi penguasaan bola. Jorthy Mokio nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-52, namun sepakannya masih membentur mistar gawang. Kedisiplinan lini belakang Utrecht membuat skor kacamata (0-0) bertahan hingga waktu normal 90 menit berakhir, memaksa laga dilanjutkan ke babak extra time.

Drama Extra Time dan Panggung Maarten Paes

Kebuntuan akhirnya pecah enam menit memasuki babak pertama perpanjangan waktu (96′). Memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti, Davy Klaassen melepaskan tembakan yang meluncur mulus ke gawang Utrecht. Ajax memimpin 1-0.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan hingga usai. Pada menit kedua babak kedua extra time (107′), Gjivai Zechiel merespons dengan tembakan keras yang akhirnya merobek jala Paes, membuat skor kembali imbang 1-1 hingga 120 menit berakhir.

Di babak penentuan adu tendangan 12 pas, mentalitas Maarten Paes menjadi pembeda. Ia sukses mementahkan eksekusi dua algojo Utrecht, yakni mantan pemain Ajax Sebastien Haller sebagai penendang pertama, serta Souffian El Karouani sebagai penendang kelima. Di sisi lain, empat eksekutor Ajax menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Skor 4-3 mengunci kemenangan Ajax.

Penyelamat Musim Kelam dan Kado Pensiun Pahit

Bagi Ajax, tiket Conference League ini menjadi pelipur lara dari musim yang sangat bergejolak. Mereka finis di urutan kelima klasemen Eredivisie dan harus melakukan tiga kali pergantian pelatih—dari John Heitinga, Fred Grim, hingga Óscar García. Kemenangan ini juga menghindarkan Ajax dari rekor kelam absen di kompetisi Eropa, yang terakhir kali mereka alami pada tahun 1991.

Sayangnya, tensi tinggi pertandingan membuat laga harus ditutup dengan insiden kurang menyenangkan. Unit Pasukan Anti Huru Hara (ME) terpaksa turun tangan setelah sejumlah oknum suporter Ajax nekat menginvasi lapangan untuk merayakan kemenangan.

Sementara itu, di kubu seberang, kekalahan ini menjadi kado perpisahan yang pahit bagi pelatih FC Utrecht, Ron Jans. Juru taktik berusia 67 tahun itu resmi menyatakan pensiun usai laga ini, gagal mewujudkan ambisinya menutup karier dengan mempersembahkan tiket Eropa bagi Utrecht.

Susunan Pemain Inti

Ajax (4-3-3): Maarten Paes; Anton Gaaei, Youri Baas, Aaron Bouwman, Lucas Rosa; Youri Reeger, Davy Klaassen, Jorthy Mokio; Steven Berghuis, Mika Godts, Kasper Dolberg. Pelatih: Óscar García

FC Utrecht (4-2-3-1): Vasilis Barkas; Niklas Vesterlund, Mike Van Der Hoorn, Mike Eerdhuijzen, Souffian El Karouani; Gjivai Zechiel, Siebe Horemans; Yoann Cathline, Dani De Wit, Jesper Karlsson; Artem Stepanov. Pelatih: Ron Jans

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 5 times, 1 visit(s) today