Pelatih Juventus, Igor Tudor, mengaku jengah dengan pola timnya yang kembali harus berjibaku dalam laga penuh drama. Setelah menang 4-3 atas Inter di Serie A, Bianconeri kini ditahan imbang 4-4 Borussia Dortmund di Liga Champions, Rabu (17/9) dini hari WIB.
“Jujur saya sudah cukup dengan jenis pertandingan seperti ini,” ujar Tudor kepada Sky Sport Italia sambil tersenyum kecut.
“Kami terlalu banyak kebobolan. Memang kami mencetak banyak gol juga, tapi Juventus tidak bisa terus seperti ini,”lanjutnya.
Juventus sempat tertinggal 2-4 hingga menit ke-86 sebelum Dusan Vlahovic dan Lloyd Kelly menyelamatkan poin lewat dua gol dramatis di masa tambahan waktu. Meski salut dengan semangat pantang menyerah tim, Tudor menyoroti kondisi fisik pemainnya yang terkuras.
“Bisa dilihat di babak kedua, energi kami menurun. Tiga hari lalu kami main laga berat lawan Inter, sementara Dortmund punya laga yang relatif mudah. Kenan Yildiz sampai pucat pasi, Khephren Thuram juga kelelahan,” bebernya.
Meski begitu, Tudor menegaskan kontribusi pemain pengganti tetap krusial. Vlahovic yang diturunkan dari bangku cadangan mencetak dua gol dan memberi assist untuk Kelly.
“Saya selalu bilang, dengan jadwal padat dan lima pergantian, tak ada pemain inti. Semua bisa jadi penentu.”
Dalam dua laga terakhir, Juventus kebobolan tujuh gol tapi juga mencetak delapan. Situasi yang kontras dengan musim lalu, ketika mereka kerap kesulitan mencetak gol.
“Semangat tim sudah ada. Tinggal detail yang harus diperbaiki. Sayangnya, beberapa pemain belum fit sepenuhnya. Conceicao absen, Cambiaso baru kembali, Bremer juga lama tidak main. Itu semua faktor yang harus dievaluasi,” tutup Tudor.














