Ingin Ekonomi Syariah Lari Cepat, Menko Zulhas Inginkan Pesantren Mandiri Pangan

Ingin Ekonomi Syariah Lari Cepat, Menko Zulhas Inginkan Pesantren Mandiri Pangan

Iwan Medium.jpeg

Kamis, 9 Oktober 2025 – 20:28 WIB

Menko Pangan, Zulkifli Hasan (ketiga kanan) membuka Forum Bisnis Pesantren, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 di Jakarta, Kamis (9/10/2025). (Foto: ANTARA/HO-Hebitren).

Menko Pangan, Zulkifli Hasan (ketiga kanan) membuka Forum Bisnis Pesantren, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 di Jakarta, Kamis (9/10/2025). (Foto: ANTARA/HO-Hebitren).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menko Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mendukung pondok pesantren menjadi pusat kemandirian pangan, melalui penguatan ekonomi syariah, peningkatan produksi pangan lokal, serta pemberdayaan santri di sektor pertanian berkelanjutan.

“Ekonomi syariah itu seperti oksigen dalam air. Ia mengalir ke semua sisi kehidupan, ke pesantren, petani, dan UMKM,” kata Menko Zulhas saat membuka Forum Bisnis Pesantren, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 yang digelar Bank Indonesia (BI) dan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) di Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Menko Zulhas mengapresiasi inisiatif dan langkah BI bersama Hebitren yang telah menjadi wadah utama memperkuat ekosistem industri halal, keuangan syariah, dan kewirausahaan berbasis pesantren serta mendukung sektor pangan.

“Program hibah seperti green house, modul tanam, benih, digital farming telah membantu meningkatkan produksi petani secara signifikan,” ujarnya.

Ia menekankan, ekonomi syariah telah menjadi arus utama ekonomi nasional. Hingga Juni 2025, aset keuangan syariah Indonesia mencapai Rp2.973 triliun, tumbuh lebih dari 5 persen per tahun.

Menko Zulhas menekankan, lebih dari 40 ribu pesantren dengan 4 juta santri di Indonesia memiliki potensi besar menjadi motor ekonomi dan pemberdayaan umat. Karena itu, diharapkan ke depan usaha pesantren juga terintegrasi dengan program Koperasi Merah Putih.

“Membangun ekonomi pesantren bukan sekadar soal profit, tapi ibadah, pemberdayaan, dan keberkahan,” tegasnya.

Kegiatan ISEF 2025 dihadiri Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti; Direktur Direktorat Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Basnang Said; Ketua Umum DPP Hebitren, M Hasib Wahab Chasbullah; Ketua Koperasi Digital Pesantren Nusantara (Pesantara), Anas Alhifni; serta Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren, Anggota Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, serta Dewan Pakar dan Para Pengurus Wilayah Hebitren.
 

Topik
Komentar

Visited 1 times, 1 visit(s) today